decodeK

24sigan dosi (24시간 도시)

KataKeseharianKotaInti

Minimarket, kafe, sauna, dan restoran yang buka semalaman. Di kota tempat kamu bisa makan, mandi, dan karaokean jam tiga pagi, jadwal traveler justru makin padat setelah gelap.

Pusatnya adalah minimarket. Di Korea, buka 24 jam tanpa libur itu standar. 7-Eleven pertama yang benar-benar serius dibuka Mei 1989 di area pertokoan apartemen wisma atlet Olimpiade, dan tahun 2024 GS25, CU, dan 7-Eleven saja sudah punya hampir 50 ribu gerai. Beda banget sama Eropa, yang aturan ketenagakerjaannya bikin toko 24 jam jarang ada. Ramyeon cup dan kimbap segitiga tengah malam, kadang sekaleng bir di bawah payung: makanya pemeran utama drakor sering banget curhat di kursi plastik depan minimarket.

Rute malamnya kira-kira begini. Makan malam kantor lanjut ke ronde dua dan tiga, lalu ditutup di noraebang. Yang suka game langsung ke PC bang. Kalau malas pulang, mandi di jjimjilbang terus tidur di lantai hangatnya. Habis minum? Tinggal mobilnya dan panggil sopir pengganti, lalu besok paginya haejang pakai sup di warung gukbap yang buka terus. Pasar malam Dongdaemun, tempat grosir baju bergerak malam hari, juga jalan dengan jam yang sama.

Kota ini bisa hidup semalaman karena orang percaya keamanannya dan karena budaya kerja yang bikin lembur jadi hal biasa. Banyak orang pulang kerja larut, jadi toko juga harus buka sampai larut. Logika yang sama sekarang merembet ke pengiriman: pesan malam, pengiriman subuh sudah sampai depan pintu sebelum sarapan. Di sisi lain, sejak aturan 52 jam kerja seminggu, banyak yang bilang acara makan kantor jadi lebih pendek dan kawasan hiburan malam nggak seramai dulu.

Tips buat yang mau datang: di Seoul, jam 11 malam bukan akhir hari, tapi awal babak kedua. Cuma, cek jam kereta terakhir, karena transportasi umum berhenti sekitar tengah malam.