decodeK

Pasar baju malam hari

KataPasarFashionMalam hari

Pasar grosir baju di Dongdaemun, Seoul, yang buka sekitar tengah malam dan tutup menjelang subuh. Pemilik toko baju dari seluruh Korea kulakan semalaman, besoknya barangnya udah nongkrong di rak toko mereka.

Nama resminya Kawasan Wisata Khusus Dongdaemun Fashion Town: sekitar 31 gedung dan 30 ribuan kios di distrik Jung-gu, dengan sekitar 20 pasar yang buka malam. Kain, benang, kancing, sampai baju jadi, semua tahap bikin satu baju beres di beberapa blok aja. Makanya desain baru bisa nyebar ke toko offline dan online se-Korea dalam hitungan hari. Kalau kamu penasaran kenapa baju Korea worth it banget dan trennya cepat banget ganti, mesin ppalli-ppalli di baliknya ada di sini.

Sejarahnya panjang. Pasar Dongdaemun buka tahun 1905 dan sering disebut pasar modern pertama di Korea; setelah Perang Korea, Pasar Pyeonghwa berdiri di sebelahnya dan kawasan ini jadi salah satu dari dua pasar besar Seoul bareng Namdaemun. Tahun 90-an gedung fesyen kayak Migliore dan Doota berjejer, dan citra Seoul sebagai kota 24 jam yang lampunya nyala sampai pagi pun makin kuat.

Sekarang kondisinya nggak seramai dulu. Belanja online dan brand fast fashion ngerebut pembeli, turis China turun gara-gara larangan Hallyu tidak resmi, terus pandemi datang, jadi banyak lantai ritel yang setengah kosong. Sekarang pasar ini lebih jalan sebagai pusat grosir yang nyuplai toko-toko online kecil. Anggap aja gudang di balik layar K-fashion yang lewat di FYP kamu.

Buat yang mau mampir: gedung melengkung DDP ada persis di sebelahnya dan Myeongdong juga dekat. Ini salah satu kawasan di Seoul yang paling banyak orang asingnya, bahkan ada jalan penuh restoran Rusia, Mongolia, dan Asia Tengah. Beberapa pedagang terkenal suka maksa, jadi siapin skill tawar-menawar kamu. Mau belanja malam lagi, cek pasar malam; buat belanja harian, ke pasar tradisional.