spoiler (스포)
Singkatan dari kata Inggris 'spoiler': membocorkan ending atau plot twist sebelum orang lain nonton. Sejak rilis serentak di seluruh dunia jadi hal biasa, 'dilarang spoiler' jadi etika dasar di internet.
Di Korea ada satu legenda yang selalu diceritakan. Waktu film The Usual Suspects tayang tahun 1996, katanya ada orang di bus yang lewat teriak nama pelakunya ke antrean penonton di depan bioskop di Seoul. Nggak ada yang bisa buktiin, tapi cerita ini tetap jadi contoh favorit betapa kejamnya spoiler.
Sempat ada usaha buat ganti kata serapan ini. Tahun 2005 muncul istilah Korea yang kira-kira berarti 'pengacau film', dan fandom fantasi sempat pakai 'mirinireum' (bilang duluan). Dua-duanya gagal. Label kayak (seupo-juui) alias awas spoiler, dan (yak-seupo) alias spoiler ringan, sekarang jadi sopan santun standar di komunitas online.
Acara varietas juga perang lawan spoiler. PD Infinite Challenge, Kim Tae-ho, berkali-kali minta orang jangan bocorin isi syuting, dan acaranya bahkan nyindir Park Myung-soo yang terkenal ember lewat teks di layar. King of Mask Singer yang syuting sekali lalu tayang dua minggu terus-terusan minta penonton studio tutup mulut, sementara Immortal Songs dulu menyuruh penonton pulang sebelum pemenang diumumkan. Acara Netflix The Influencer malah pemenangnya bocor sebelum tayang.
Siaran olahraga juga punya versi khas Korea. TV terestrial 15 sampai 20 detik lebih cepat dari streaming, jadi kalau kamu nonton Piala Dunia atau Korea lawan Jepang di HP, kamu bakal tahu ada gol dari teriakan tetangga duluan.
Buat fans luar negeri, spoiler drakor lebih susah dihindari. Menjelang episode terakhir, judul berita aja udah bocorin ending, sampai ada yang berhenti buka portal berita. Makanya nonton pas tayang sekaligus jadi tameng spoiler, dan kalau kamu lagi nyimpen drama buat maraton, seluruh internet itu ladang ranjau. Untuk judul dengan sistem musim, ketegangannya lanjut sampai musim berikutnya keluar. Sebaliknya, komentar 'jangan spoiler ending' di drama sejarah malah jadi bahan ketawa. Laksamana Yi Sun-sin gugur di Noryang itu bukan spoiler, itu buku pelajaran sejarah.