decodeK

Ruang latihan go internasional

Kejadian2015DanceYouTubeEkspor

Begitu studio dance di Seoul mulai upload video kelas ke YouTube, orang sedunia langsung pencet subscribe. Koreografer yang dulu cuma di balik panggung jadi punya nama, dan Korea jadi tempat orang datang khusus buat belajar nari.

Awalnya dari ruang bawah tanah. Kru Lia Kim, Insane Brain, udah nari di ruang latihan bawah tanah di Sincheon sejak 2008, dan waktu pindah tempat di Desember 2014 mereka ganti nama jadi 1MILLION Dance Studio, dari harapan suatu hari ada sejuta orang yang nari bareng mereka. Pemicunya satu video: di sebuah kompetisi di China, tim video asal Prancis ngerekam dan upload tarian Lia Kim, dan dalam sekejap tembus 200 ribu views. Sebanyak apa pun penonton panggung yang pernah dia punya, nggak ada yang nyampe angka itu.

Channel YouTube-nya dibuka Februari 2015. Yang diupload bukan panggung megah, tapi beberapa menit di akhir kelas, pas pelatih dan murid nari bareng. Kata Lia Kim, sayang banget kalau energi momen itu cuma berhenti di dalam studio, jadi dia pengin bagi ke orang di belahan dunia lain. Ini studio Korea pertama yang serius upload video kelas kayak studio luar negeri, dan mereka ganti kamera statis jadi kamera yang ikut gerak bareng penari, bikin video koreo berasa film pendek. Hasilnya cepet banget: 1 juta subscriber di Januari 2016, baru setahun jalan, lalu 10 juta di 2018 dan 20 juta di 2020, jadi channel dance terbesar di dunia. Per pertengahan 2024 subscribernya 26,3 juta dengan total sekitar 8,2 miliar views.

K-pop udah buka jalannya duluan. Tahun 2013, Growl dari EXO direkam one-take buat MV, video dance, sampai panggungnya, nunjukin formasi dua belas member tanpa satu potongan pun. Tim SM nyiapin lagu ini setahun, dan ide one-take-nya konon muncul dari iseng ngerekam latihan sekali jalan. Keinginan buat lihat tarian utuh tanpa editan nyambung ke video dance practice dan budaya cover dance, dan video 1MILLION ngisi rasa haus itu tiap hari. Pas koreo Lia Kim buat '24 Hours' dan 'Full Moon' punya Sunmi meledak berturut-turut, terus dia juga pegang lagu kayak TT dari TWICE, studio ini dikenal sebagai tempat orang di balik koreo K-pop ngajarin kamu langsung.

Akhirnya orang pada naik pesawat. Katanya sekitar 70% murid 1MILLION itu orang asing, dan nyelipin satu kelas dance di itinerary Seoul jadi rute wisata sendiri. Deretan pelatihnya juga lintas negara, ada koreografer yang bisa bahasa Korea kayak Debby dari Taiwan dan Yumeki dari Jepang. Studio ini juga yang pertama di industri ngontrak eksklusif para koreografernya, dan di 2017 jadi label dance Korea pertama yang ngadain konser tunggal, dan tiketnya sold out.

Plot twist-nya: puluhan juta subscriber dan miliaran views kedengeran kayak tambang emas, tapi karena kebanyakan videonya koreo buat lagu orang lain, duit iklannya sebagian besar lari ke pemegang hak cipta lagu. Pemasukan aslinya dari kelas dan syuting iklan. Keresahan ini ujungnya ngelahirin Asosiasi Hak Cipta Koreografi Korea di 2024, dengan Lia Kim sebagai ketua pertamanya.

Yang bikin penari jadi selebriti beneran memang Street Woman Fighter dari Mnet, tapi 1MILLION udah ngelakuin hal yang sama enam tahun sebelumnya, dan Lia Kim sendiri mimpin krunya di season 2. Ide bahwa tarian bisa jadi cara ngenalin satu negara lanjut lagi di 2020, waktu video promosi wisata berisi orang nari diiringi Tiger Is Coming dari LEENALCHI viral di seluruh dunia.