KRAFTON
Perusahaan game Korea di balik PUBG. KRAFTON bikin battle royale, tarung sampai tersisa satu orang, jadi genre global, dan hampir semua pendapatannya datang dari luar Korea.
Awalnya bernama Bluehole Studio, didirikan Chang Byung-gyu pada Maret 2007, dan langsung bikin heboh. Sekitar waktu itu, tim yang menggarap Lineage 3 di NCSOFT, sekuel Lineage, dibubarkan setelah bentrok dengan manajemen, dan developer intinya malah gabung ke Bluehole. NCSOFT menggugat soal bocornya rahasia dagang. Di pengadilan pidana, sebagian developer dinyatakan bersalah; kasus perdatanya sampai ke Mahkamah Agung di 2014, yang memutuskan kebocoran memang terjadi tapi nggak ada kewajiban ganti rugi. Hasil karya tim itu adalah TERA, MMORPG skala besar yang rilis Januari 2011.
Yang benar-benar mengubah nasib perusahaan adalah anak usahanya, Ginno Games (sekarang PUBG Studios). Waktu PUBG: Battlegrounds dirilis Maret 2017, game ini meledak di seluruh dunia dan game Korea jadi wajah dari satu genre. Di Korea, PUBG lama bertengger di papan atas PC bang dan melahirkan kompetisi esports sendiri. Versi mobile yang keluar 2018 tembus 600 juta unduhan di luar China sampai akhir 2019. Di China, Tencent menjalankan versi lokal bernama Game for Peace dan membayar royalti ke KRAFTON. Tencent sendiri sudah jadi pemegang saham penting sejak zaman Bluehole.
Nama KRAFTON dipakai mulai November 2018. Saat melantai di KOSPI pada 10 Agustus 2021, valuasi IPO-nya lebih dari dua kali NCSOFT, jadi ramai debat soal bubble. Yang juga bikin heran, perusahaan pembandingnya malah Walt Disney, bukan sesama perusahaan game Korea. Di tahun yang sama KRAFTON menaikkan gaji developer 20 juta won sekaligus, bikin perang gaji di industri IT makin panas.
PR terbesarnya: habis PUBG, apa lagi? TERA ditutup di 2022, dan game-game baru setelahnya nggak bertahan lama. Makanya sekarang KRAFTON pakai duit dari PUBG untuk membeli studio di dalam dan luar negeri, membesar sebagai publisher, sambil mencoba hal baru seperti life sim inZOI. Kantor pusatnya pindah dari Pangyo ke Yeoksam di Gangnam, dan gedung sendiri sedang dibangun di Seongsu. Di pameran game seperti G-STAR, namanya selalu jadi sorotan.