decodeK
G-STAR

G-STAR

Judul2005~GamePameranBusan

Pameran game terbesar di Korea yang tiap November menyulap BEXCO di Busan jadi lautan gamer. Di sinilah studio Korea memamerkan game barunya, dan streamer serta pro player bikin antrean ala idol.

Namanya singkatan dari Game Show & Trade, All-Round. Edisi pertamanya digelar November 2005, hasil menggabungkan KAMEX, pameran game yang sudah ada sejak 1995, dengan beberapa acara game kecil di Seoul yang tadinya jalan sendiri-sendiri. Empat tahun pertamanya diadakan di KINTEX dekat Seoul, dan jujur aja hasilnya kurang oke: kostum model booth malah lebih disorot daripada game-nya, sampai acara ini diledek dengan julukan Girl Star. Edisi 2008 bahkan masih dikenang sebagai yang paling kacau sepanjang sejarah.

Titik baliknya datang tahun 2009. Acara pindah ke BEXCO di Busan, seluruh kota ikut promosi habis-habisan, dan Blizzard ikut pertama kalinya sambil membawa StarCraft II. Pengunjungnya tembus 240 ribu, rekor saat itu. Sejak itu G-STAR menetap di Busan, dengan BEXCO sudah dipesan sampai 2028, dan sekarang disebut sejajar dengan Busan International Film Festival sebagai dua acara andalan kota ini.

Tanggalnya juga dipilih dengan strategi. Sejak 2008, pintu dibuka tepat di hari Suneung, ujian masuk kuliah nasional, jadi anak kelas 12 bisa langsung meluncur begitu ujian selesai. Tapi di 2017 rencana ini malah bumerang: gempa di Pohang sehari sebelum pembukaan bikin ujian diundur seminggu, dan para siswa itu justru nggak bisa datang.

Tahun itu G-STAR praktis berubah jadi PUBG-STAR. Booth PUBG: Battlegrounds dari Bluehole, studio yang kemudian jadi KRAFTON, paling besar se-venue, dan brand hardware juga ramai-ramai memasang PUBG, jadi kamu bisa main di mana aja. Streamer Twitch juga lagi naik daun banget: yang terkenal sampai butuh bodyguard cuma buat ke toilet, dan banyak fans antre berjam-jam tanpa dapat tanda tangan. Padahal setahun sebelumnya kamu masih bisa ngobrol santai empat mata sama streamer. Sejak itu, pertandingan esports dan fansign jadi menu wajib G-STAR, wajar di negara tempat pro gamer seperti Faker dari League of Legends diperlakukan layaknya selebriti.

Area pameran dibagi dua. B2C untuk pengunjung umum yang mau coba demo dan berburu merch; B2B tempat orang industri menandatangani kontrak ekspor. Waktu game mobile makin mendominasi, banyak publisher besar melewatkan B2C dan cuma muncul di B2B. Makanya heboh waktu Nexon, yang hampir selalu hadir sejak 2005, absen di 2019. Fans konsol juga masih sering ngeluh karena jarang ada yang buat mereka, meski pangsa konsol di pasar Korea memang kecil.

Di 2020, pandemi COVID-19 bikin acara ini digelar full online untuk pertama kalinya, lalu tahun berikutnya acara offline kembali. Di 2022, beberapa minggu setelah tragedi Itaewon, panitia membatalkan kembang api, drone show, dan parade, serta membatasi tiket presale dua lembar per orang. Meski begitu, edisi ini termasuk yang paling dipuji: Nexon comeback dengan 300 booth, antrean demo Lies of P dari Neowiz nggak ada habisnya, dan Netmarble memperkenalkan ARISE, game adaptasi webtoon Solo Leveling yang dua tahun kemudian menang penghargaan game terbaik Korea. Di 2023, NCSOFT kembali setelah absen tujuh tahun.

Untuk ulang tahun ke-20 di 2024, sekitar 1.300 perusahaan dari 44 negara mengisi 3.281 booth. Steam ikut untuk pertama kalinya dengan 60 game indie, KRAFTON membawa inZOI dan Pearl Abyss membawa Crimson Desert, dua judul yang ditunggu gamer dunia, dan di hari ketiga Jang Won-young mampir ke venue dan langsung jadi omongan di medsos.