decodeK
Jung Joon-young

Jung Joon-young

OrangPenyanyiTokoh kasus

Mantan penyanyi yang naik lewat acara audisi lalu jadi vokalis band dan bintang variety show. Tahun 2019 dia didakwa menyebarkan video rekaman ilegal dan pemerkosaan beramai-ramai, lalu divonis lima tahun penjara.

Dia lahir di Seoul tahun 1989, tapi hampir langsung dibawa ke Jakarta. Ikut ayahnya yang pengusaha, dia besar di sekolah internasional di Prancis, Tiongkok, Filipina, dan Jepang, termasuk tujuh tahun di Tiongkok. Dia baru benar-benar menetap di Korea umur 19, pulang tanpa bilang ke orang tuanya karena pengin jadi penyanyi. Dia bisa bahasa Korea, Inggris, dan Mandarin. Awalnya dia kerja bongkar muat paket dan di restoran, lalu mulai dikenal sebagai model toko online, bahkan sempat nongol sebentar di MV Twinkle milik TTS, sub-unit Girls' Generation. Debut dengan band idol batal gara-gara kontrak lama yang dia tanda tangani sembarangan.

Namanya meledak di Superstar K4 milik Mnet tahun 2012. Dia peserta pertama di episode pertama, dan karakternya yang nyeleneh dan susah ditebak sampai bikin juri PSY bingung. Duetnya bareng Roy Kim membawakan Like Dust milik Kim Kwang-seok jadi nomor satu di chart digital, juri Lee Seung-chul memuji aura panggungnya, dan dia finis di posisi ketiga. Setelah itu dia teken kontrak dengan CJ E&M, rilis album solo, dan tahun 2015 bikin band pakai namanya sendiri yang tahun berikutnya ganti nama jadi Drug Restaurant.

Yang bikin mukanya dikenal luas justru variety show. Dia member tetap season 3 2 Days & 1 Night di KBS, tampil di Law of the Jungle dan Salty Tour, dan jadi MC M Countdown tahun 2014, tahun yang sama dia dapat penghargaan di KBS Entertainment Awards. Tahun 2018 dia bahkan debut jadi pro gamer PUBG dan buka restoran pop-up di Paris.

Tanda bahaya pertama muncul tahun 2016. Pacarnya waktu itu melaporkan dia karena merekam diam-diam saat berhubungan seks, lalu mencabut laporannya. Dia bikin konferensi pers dan bilang itu cuma klip pendek yang direkam atas persetujuan, dan jaksa menghentikan kasusnya bulan Oktober. Tahun berikutnya dia balik ke 2 Days & 1 Night. Fakta yang terungkap tahun 2019 menunjukkan HP-nya waktu itu nggak pernah benar-benar sampai ke penyidik, dan penyelidikan saat itu dikritik habis-habisan karena asal-asalan. Jurnalis yang pertama kali memberitakan kasus itu, dan dulu dihujat besar-besaran, akhirnya dinilai ulang.

Tanggal 11 Maret 2019, SBS membongkar isi grup chat KakaoTalk yang ditemukan polisi di HP Seungri saat menyelidiki skandal Burning Sun. Di grup itu Jung berkali-kali membagikan video seks perempuan yang direkam tanpa sepengetahuan mereka, dan korban yang teridentifikasi lebih dari sepuluh orang. Kasus grup chat ini memaksa Korea sekali lagi melihat betapa seriusnya kejahatan seksual digital. Dia buru-buru pulang dari syuting variety di Amerika, mengumumkan pensiun, dan ditahan tanggal 21 Maret.

Penyidikan menambah dakwaan bahwa tahun 2016 dia bersama anggota grup chat lain memperkosa seorang perempuan yang sedang tidak sadar. Pengadilan tingkat pertama pada November 2019 memvonis enam tahun. Di tingkat banding Mei 2020, hukumannya dipotong jadi lima tahun karena ada upaya damai dengan korban dan surat penyesalan. Tanggal 24 September 2020, Mahkamah Agung menolak kasasinya dan mengukuhkan lima tahun penjara untuk dakwaan termasuk pemerkosaan berat terhadap korban yang tidak berdaya. Choi Jong-hoon, mantan member FT Island yang juga ada di grup itu, divonis dua setengah tahun. Terpisah, dia juga kena denda satu juta won untuk kasus prostitusi.

Dampaknya juga kena ke acara TV. KBS menghentikan produksi season 3 2 Days & 1 Night, dan acaranya mulai lagi sebagai season 4 pada Desember 2019. Season 3 praktis dihapus dari kanal resmi, dan klip yang ada dia di dalamnya diunggah dengan sosoknya ditutupi. Dia menjalani hukuman penuh di Lapas Mokpo dan keluar tanggal 19 Maret 2024, tanpa perintah pemasangan gelang elektronik. Waktu bulan Mei tahun itu muncul kabar dia mau comeback sebagai produser musik, publik langsung bereaksi keras.