Golden
Lagu dari HUNTR/X, girl group fiktif di sebuah film animasi. Grup yang nggak pernah ada ini berhasil nangkring di nomor satu Billboard Hot 100 dan ngebuktiin formula K-pop tetap jalan walau idolnya cuma animasi.
Di KPop Demon Hunters, lagu ini jadi anthem ketiga member soal bangkit dari luka masa lalu. Tapi ada plot twist-nya: nggak ada yang jujur. Rumi nyembunyiin pola iblis yang makin nyebar di kulitnya, Mira dan Zoey juga nyimpen rasa insecure masing-masing. Makanya lagunya selalu kepotong sebelum selesai, dan Honmoon emas, pelindung dunia, nggak pernah sempurna. Judulnya nunjuk dua hal sekaligus: grup yang lagi bersinar dan penghalang itu. Pengakuan yang beneran baru keluar di lagu penutup, What It Sounds Like.
Produksinya dipegang Teddy bareng IDO dan 24, sementara EJAE ikut nulis lirik dan nyanyiin bagian Rumi. Sutradara Maggie Kang udah ngefans sama Teddy dari zaman 1TYM, dan waktu dia langsung bilang oke, Maggie makin yakin filmnya di jalur yang benar. Padahal ini bukan lagu utama resmi filmnya, tapi fans nganggep ini theme song-nya, dan lagu inilah yang dikirim ke Oscar.
Pencapaiannya kayak main game dan ngalahin semua bos. Masuk Hot 100 di posisi 81, lalu naik ke nomor satu di chart tanggal 9 Agustus 2025. Ini nomor satu keempat yang terkait K-pop setelah BTS, Jimin, dan Jung Kook, dan baru lagu OST animasi ketiga yang sampai puncak setelah A Whole New World dan We Don't Talk About Bruno, sekaligus yang pertama di luar Disney. Di UK Official Chart, ini single K-pop nomor satu pertama sejak Gangnam Style tiga belas tahun sebelumnya. Di Billboard Global 200 sempat turun seminggu gara-gara JUMP dari BLACKPINK, terus balik lagi ke puncak. Di Korea, lagu ini bertahan 102 hari di nomor satu harian Melon dan mecahin rekor Perfect All-Kill terbanyak yang sebelumnya dipegang Ditto dari NewJeans. Di 2026, lagu ini borong Golden Globe, Grammy untuk lagu media visual, dan Oscar untuk Best Original Song.
Karena lagunya nunjukin semua skill vokal, dari nada rendah sampai chorus yang meledak, YouTube berubah jadi turnamen cover. Bada dari S.E.S., An Yu-jin dari IVE, sampai aktris Park Eun-bin ikut nyanyi, dan challenge di video pendek diikutin semua umur. Di Korea yang terkenal ngotot nyanyi di kunci asli, ada yang kecewa waktu EJAE nurunin dua kunci di talk show Amerika. Belakangan dia cerita suaranya lagi drop dan nada tingginya nggak keluar pas gladi, sampai manajernya nyuruh fokus ke lirik, bukan ke nadanya. Rumi banget, kan?
Nomor satu dari grup yang nggak nyata ini tercatat sebagai momen grup fiktif puncaki chart, yang bisa terjadi karena OST udah jadi pasar sendiri.