decodeK

AI moksori: AI + 목소리 (AI 목소리)

KataTeknologiMusikPerdebatanInti

Melatih AI pakai suara penyanyi supaya bisa nyanyiin lagu yang nggak pernah dia bawain, biasa disebut AI cover. Sejak muncul video penyanyi yang sudah meninggal 'merilis' lagu baru, pertanyaan soal suara itu milik siapa masih belum kejawab.

Pengin dengar lagu favorit pakai suara favorit itu keinginan lama. Vocaloid, dengan Hatsune Miku sebagai wajahnya, jadi jawaban pertama, tapi tiap tarikan napas harus disetel manual dan hasilnya tetap kerasa robot. Semua berubah tahun 2022. Model awal masih pecah di nada tinggi, tapi dalam beberapa bulan hasilnya sudah susah dibedain dari lagu asli. Pisahin musik dan vokal, masukin vokalnya ke model suara, gabung lagi, beres. Teknik yang awalnya beredar di server Discord cepat pindah ke situs yang bisa dipakai siapa aja, lalu jadi tren lagu cover buatan AI.

Di Korea, yang pertama viral itu video vokalis kelas berat kayak Park Hyo-shin dan Lim Jae-bum 'nyanyiin' lagu idol kayak Hype Boy. Tahun 2024, Bam Yang Gang milik BIBI jadi taman bermain AI cover: katanya cocok dinyanyiin siapa aja, jadi versi IU dan versi penciptanya sendiri, Chang Kiha, membanjiri YouTube, sampai KBS bikin acara varietas khusus soal AI cover. Ada plot twist juga: AI cover aktor Cho Jung-seok nyanyiin 'Nal Geuman Ijeoyo' (날 그만 잊어요) kedengeran terlalu manusia. Ternyata memang dia sendiri yang nyanyi, buat video promo.

Bagian paling berat itu suara orang yang sudah tiada. Tahun 2019 Jepang bikin lagu baru pakai suara Misora Hibari, dan sejak 2020 TV Korea juga mulai 'menghidupkan' penyanyi yang sudah meninggal lewat AI. Dengar suara Kim Kwang-seok di lagu yang dibuat setelah dia pergi bikin orang terharu sekaligus nggak nyaman, dan itu yang bikin perdebatannya meledak.

Intinya ada dua: boleh nggak melatih AI pakai suara orang tanpa izin, dan boleh nggak nyebarin hasil yang nggak pernah dia nyanyiin? Pengisi suara terang-terangan menolak, tapi suara yang diambil dari game hak ciptanya milik studio game, jadi mereka nggak bisa berbuat banyak. Universal Music dan Sony Music terus minta cover lagu mereka diturunkan. Di Amerika, negara bagian Tennessee memberlakukan 'ELVIS Act' mulai Juli 2024, yang melindungi suara itu sendiri. Sama kayak teknologi tukar wajah, teknologi ini lari jauh di depan konsep hak lama kayak kredit pencipta lagu. Di sisi seberangnya ada idol virtual yang dari awal lahir dengan suara AI.