Tayang serentak di seluruh dunia
Begitu episode baru naik di jam Korea, satu dunia langsung pencet play bareng. Rilis sekaligus atau dicicil? Cara rilisnya sekarang sudah jadi bagian strategi drakornya.
Dulu, jadi fans drakor di luar Korea artinya nunggu. Episode tayang di Korea, ada yang upload, lalu beberapa hari kemudian baru muncul subtitle dari fansub. Setelah pre-sale hak tayang jadi hal biasa dan platform global mulai beli drama Korea langsung, Seoul, São Paulo, dan Jakarta bisa teriak di adegan yang sama pada hari yang sama. Subtitle puluhan bahasa sudah siap dari jam pertama, plus terjemahan otomatis dan dubbing.
Bukti paling nyata: Squid Game. Sembilan episodenya rilis sekaligus 17 September 2021, dan dalam 17 hari sudah ditonton 111 juta rumah tangga, judul pertama di sejarah Netflix yang tembus 100 juta. Dua minggu setelah rilis, Squid Game nomor satu di semua 94 negara tempat layanan itu ada. Karena semua orang selesai maraton di akhir pekan yang sama, efeknya juga datang serentak: challenge dalgona di TikTok, sepatu mirip yang di serial laku keras, sampai ada laporan pelajar baru bahasa Korea di Duolingo naik 40%. Season 2 dan 3 juga rilis utuh di hari yang sama di seluruh dunia.
Strategi kebalikannya juga jalan. The Glory membelah satu season jadi dua: Part 1 tanggal 30 Desember 2022, Part 2 tanggal 10 Maret 2023. Part 1 menyapu Asia tapi cepat hilang dari chart Amerika, lalu Part 2 yang keluar setelah dua bulan lebih bikin penasaran langsung mencatat 124 juta jam dalam tiga hari dan jadi nomor satu dunia. Rilis sekaligus meledak besar dalam sekali pukul, rilis terpisah bikin obrolan awet. Kalau keluar satu atau dua episode per minggu, budaya nonton tayangan langsung, video reaksi mingguan, dan teori episode berikutnya bisa jalan berminggu-minggu, sementara adegan terbaik dipotong jadi video pendek dan beredar lagi. Milih pola rilis sama saja dengan merancang cara sebuah drakor jadi hit.