Jogong / coffee truck
Hadiah yang dikirim fans ke idolanya dan kru di sekitarnya. Hadiah pribadi yang mahal makin jarang; sekarang standarnya adalah coffee truck yang nongol di lokasi syuting.
Jogong aslinya berarti upeti yang dibayar kerajaan zaman dulu ke kaisar Tiongkok. Di internet artinya dipelintir jadi 'hadiah yang ada maunya dikit', lalu nyebar ke fan café sampai jadi istilah fandom. Orang awam dengar 'upeti buat idol' langsung kaget, padahal buat fans ini lebih ke candaan penuh sayang.
Awalnya masuk akal. Kalau tiap fans kirim hadiah sendiri-sendiri, idolnya kewalahan dan fansnya bokek, jadi mending patungan kecil-kecilan buat satu hadiah yang proper. Masalahnya muncul pas mulai adu gengsi. Barang mahal berseliweran, ada idol yang sampai mengembalikan hadiah kemahalan, dan tahun 2010 admin fan café resmi sebuah girl group kabur bawa sekitar 10 juta won hasil patungan. Ada juga peringatan bahwa hadiah buat staf TV supaya 'jagain' si idol bisa kena UU antisuap. Makanya makin banyak idol bilang 'terima niatnya aja', dan banyak agensi pasang pengumuman menolak hadiah.
Di situlah coffee truck masuk. Truknya parkir di depan lokasi syuting drakor atau studio rekaman, dan semua orang dari pemeran utama sampai kru lighting dapat minuman dan camilan. Badan truknya dipasangi banner berisi foto idol dan pesan dukungan, lalu fotonya muter di medsos. Yang diurus satu set, bukan satu orang, jadi lebih ringan dan kelihatan jauh lebih keren.
Ada fandom yang malah belok total. Fans Wonder Girls bikin sumur di Bangladesh, fans 2NE1 menanam hutan mangga di Sudan Selatan, dan fans Seo Taiji menanam hutan di rimba Brasil. 'Jogong berfaedah' kayak gini berkembang jadi donasi fandom atas nama idol. Ada juga versi kebalikannya: idol yang traktir fans. Sekitar 2011 IU dan beberapa idol lain jadi omongan karena bagi-bagi camilan dan bekal, dan di rekaman acara musik yang lamanya kebangetan, fans sekarang sampai membandingkan kualitas traktiran balik ini.
Kalau hadiah sudah kebablasan, muncul pertanyaan di mana batas rasa sayang, dan itu nyambung ke perdebatan soal sasaeng. Tambahkan slogan dan iklan ulang tahun, Hari Pepero yang penuh kado, plus budaya kasih hadiah orang Korea, dan peta cara fans memberi jadi lengkap.