fandom + 말 (팬덤의 말)
Deokjil, ipdeok, choeae, jogong: kosakata yang cuma nyambung di dunia fangirling. Karena jadi fans dianggap gaya hidup, tiap tahapnya, dari masuk sampai keluar, punya nama sendiri.
Awalnya dari kata Jepang otaku. Otaku berubah jadi 'odeokhu', lalu 'deokhu', lalu cuma 'deok', dan ditambah akhiran '-jil' yang bikin kegiatan apa pun terdengar agak santai, jadilah deokjil, alias ngestan. Awal 2000-an orang bilang 'burning' untuk hal yang sama, tapi kalau kamu pakai sekarang, langsung kelihatan jadul. Padanan terdekat di Jepang sekarang adalah oshikatsu (推し活).
Beginilah siklus hidup seorang fans. Kena satu penampilan terus langsung jatuh cinta kayak kecelakaan disebut 'deoktong sago', dan begitu masuk, itu namanya ipdeok. Member paling kamu sayang itu choeae alias bias, yang kedua chaae. Rehat sebentar itu hyudeok, keluar total itu taldeok. Nyembunyiin status fans dan pura-pura normal itu 'ilko', singkatan dari 'cosplay orang biasa', dan orang di luar fandom disebut 'muggle', pinjam dari Harry Potter.
Waktu fandom ketemu dunia nyata pun ada istilahnya. Kalau kamu ketemu idol langsung atau sukses di bidang yang sama, kamu seongdeok, fans yang sukses. Sebaliknya ada deokgyemot, singkatan dari 'fans sejati nggak pernah hoki', lelucon bahwa fans paling militan justru nggak pernah papasan sama idolnya. Hadiah buat idol disebut jogong, upeti; hadiah balik dari idol disebut jogong terbalik. Fansign tatap muka dan aplikasi pesan bubble jadi tempat istilah baru lahir tiap hari.
Kebanyakan berupa singkatan, jadi awalnya kayak kode rahasia, tapi begitu paham polanya langsung kebaca. Ada juga yang bebas mondar-mandir antara fandom dan obrolan sehari-hari, kayak sonjeol yang aslinya istilah saham untuk cut loss. Tambah hafal nama fandom tiap grup, dan setengah isi forum fans udah bisa kamu pecahkan.