
Jun Hyun-moo
Dia lolos tes jadi wartawan koran, anchor berita, sekaligus penyiar TV nasional, lalu pindah ke variety show sampai ngumpulin beberapa daesang. Dia juga 'ketua Klub Pelangi' yang lama banget memimpin I Live Alone.
Idolanya waktu kecil adalah penyiar Son Beom-soo, dan dia ngikutin jejaknya persis: kampus yang sama, Yonsei, sampai klub siaran kampus yang sama. Dia lulusan jurusan bahasa Inggris SMA Bahasa Asing Myungduk, kuliah Sastra Inggris di Yonsei, dan wajib militernya jadi KATUSA di pangkalan militer AS di Yongsan, jadi bahasa Inggrisnya beneran jago. Waktu kuliah dia sempat lolos sampai tahap akhir audisi pengisi suara Tooniverse, tapi mundur karena mau fokus kuliah. Akhir 2003 dia diterima jadi wartawan Chosun Ilbo, tapi dia nggak kuat minum sementara timnya tiap malam makan-makan sambil minum, jadi seminggu kemudian dia keluar dan jadi anchor di YTN. MBC menolaknya di wawancara final dua tahun berturut-turut, KBS mentalkannya dua kali di tes kamera, tapi di percobaan ketiga tahun 2006 dia akhirnya jadi penyiar KBS. Di kalangan pejuang tes media di Korea, riwayat hidupnya udah kayak legenda.
Bahkan pas jadi anchor pun hatinya udah di dunia komedi. Di KBS dia wara-wiri di Star Golden Bell, Vitamin, dan Real Men's Qualifications, dan boleh dibilang dia yang bikin jalur 'penyiar variety'. Karakter awalnya adik kelas yang suka ngeledek senior, dan penonton nyebutnya nyebelin, lebay, dan kurang ajar. Karakter kayak gini cuma jalan kalau kamu main persis di batas tanpa kelewatan, dan dia cukup sering kelewatan sampai banyak dihujat. Insting soal di mana batasnya, ala Shin Dong-yup, baru kebentuk seiring waktu. Ada yang bilang soal pecicilan dia bahkan lebih parah dari Yoo Jae-suk era 2000-an. Waktu jadi freelancer di September 2012, suaranya bergetar di siaran radio live terakhirnya di KBS, dan karena aturan stasiun dia nggak boleh tampil di KBS selama tiga tahun.
Setelah itu semuanya ngebut. Belum tiga bulan keluar, tawaran sudah datang sekitar sepuluh, dan jadi MC tunggal Hidden Singer di JTBC membuktikan dia bisa pegang acara sendirian. Lalu ada Non-Summit, Wednesday Food Talk, dan Problematic Men di tvN. Di industri yang host sekelas MC nasional-nya kebanyakan komedian debutan era '90-an, dia termasuk sedikit banget mantan penyiar yang berhasil duduk di kursi utama. Tahun 2015 joget konyolnya diiringi lagu yodel di iklan Oronamin C viral sampai jadi andalan pentas seni anak SD. Tipsnya: gerakin kaki seolah kamu lagi berdiri di atas lantai ondol yang panas banget.
Acara yang paling mendefinisikan dia adalah I Live Alone. Dia gabung tahun 2013 di masa awal, dan tahun 2015 jadi 'ketua Klub Pelangi' kedua. Di layar dia host yang rapi, di rumah dia berantakan. Kue ulang tahun dibiarin di suhu ruang sampai berjamur, pintu mesin cuci front-loading dibuka paksa pas lagi jalan sampai banjir, terus mesin cuci itu dibiarin penuh air selama tiga bulan. Siluet dada yang kelihatan dari balik baju bikin dia dapat julukan 'mata ketiga'. Akhir 2018, di pesta pembukaan kantor Kian84, dia tampil jadi 'Freddie Moo-cury' dan bikin semua member ngakak parah. Waktu Kian84 datang ke acara penghargaan pakai jaket puffer, dia beliin jas. Ketua banget kan. Dia juga jadi 'juri' tiap ada bahasa Inggris atau istilah susah, jadi waktu dia rehat tahun 2019 member lain terang-terangan kangen, dan dia balik sekitar dua tahun kemudian. Sepanjang booming reality show observasi, dia selalu ada di tengahnya.
Daesang pertamanya dia raih di MBC Entertainment Awards 2017, langsung loncat ke hadiah utama padahal belum pernah dinominasikan penghargaan excellence di acara TV nasional mana pun, dan jadi mantan penyiar pertama yang menang daesang. Dia menutup pidatonya dengan harapan 'semoga angin hangat bertiup di kampung halaman hatiku', kode halus buat rekan-rekan lamanya di KBS yang lagi mogok kerja. Tahun 2022 dia menang best couple bareng Park Na-rae dan Lee Jang-woo, yang dijuluki 'geng minyak sawit', sekaligus daesang keduanya. Daesang MBC ketiganya, untuk tahun 2024, mematahkan aturan tak tertulis soal nggak kasih hadiah utama ke acara yang sama tiga tahun berturut-turut, dan tahun 2025 akhirnya dia menang juga di rumah lamanya, KBS. Dia juga dua kali menang penghargaan variety pria kategori TV di Baeksang.
Karakternya di era 2020-an adalah 'om paling update': camping, lari, personal color, challenge video pendek, sampai cokelat Dubai, apa pun yang lagi tren harus dia coba. Di Olimpiade Paris 2024, atlet angkat besi Park Hye-jeong yang dia kenal lewat variety show minta dia jadi komentator pertandingannya. Itu siaran olahraga pertamanya seumur hidup, dan rating-nya nomor satu. Mukanya mirip banget sama pemain bisbol Choo Shin-soo sampai dijuluki 'Moo-Moo Train', dan pernah siaran MLB Seoul Series malah memperkenalkannya sebagai Choo. Aib yang dia ceritakan sendiri: waktu kuliah dia juara satu lomba bakat kampus yang dipandu Kang Ho-dong, tapi rekamannya nggak ada suaranya, jadi harus rekaman ulang, dan dia malah jatuh ke posisi terakhir. Dia juga beberapa kali muncul di Infinite Challenge, dan dengan piala dari SBS Entertainment Awards juga, dia sudah dapat penghargaan dari ketiga stasiun TV nasional.