decodeK

angmaui pyeonjip (악마의 편집)

KataVariety showAudisiKritik

Editan yang memotong dan menyambung adegan supaya peserta kelihatan lebih buruk dari aslinya. Istilah ini lahir bareng booming acara audisi, dan fans sering menyingkatnya jadi 'akpyeon'.

Tekniknya banyak. Potong konteks sampai tinggal satu kalimat, tukar urutan, tempel helaan napas atau lirikan dari adegan lain, pasang BGM tegang, lalu pukulan terakhirnya: subtitle. Satu baris teks variety show udah cukup buat nentuin kamu harus mikir apa. Formulir persetujuan peserta di satu stasiun TV bahkan punya klausul bahwa peserta nggak akan menuntut soal teknik editan seperti ini.

Istilah ini menyebar di era Superstar K milik Mnet. Di season 2 tahun 2010, satu peserta dihujat se-Korea gara-gara editan, lalu koran memberitakannya tahun 2011, dan pas kejadian lagi di season 3, istilahnya langsung jadi umum. Mnet sampai terkenal banget sampai muncul ungkapan 'Mnet nge-Mnet lagi'. Ironisnya penonton sendiri: ngatain Mnet, tapi pas muncul editan jahat berikutnya tetap ketipu dan ikut ngehujat pesertanya.

Buat fans idol ini berat, soalnya jatah tampil dan citra sama dengan suara. Di SIXTEEN, acara yang membentuk TWICE, Dahyun turun dari peringkat satu ke tujuh di voting aplikasi gara-gara satu editan, dan dia cerita PD-nya minta maaf setelah debut. Di season 2 Produce 101, ada trainee yang omongan orang lain ditayangkan bareng wajahnya, lalu tereliminasi di pengumuman peringkat pertama. Waktu MC BoA bilang ke trainee yang tersingkir 'kayaknya kamu harus pulang dan minum soju', baru di tayangan ulang konteksnya utuh, ternyata dia lagi menghibur. Franchise ini akhirnya berujung penahanan produser karena manipulasi voting, tapi hukumannya cuma soal peringkat. Soal editan, nggak ada yang dimintai tanggung jawab.

Show Me the Money juga langganan: urutan diss ditukar supaya kelihatan kayak bales, atau cuma provokasi satu pihak yang ditayangin biar dia kelihatan yang mulai. Ada juga 'editan malaikat', nutupin kesalahan pakai rekaman gladi, yang tetap aja memelintir fakta. Sekarang kecurigaan ini juga nempel di reality kencan kayak Single's Inferno, karena narasi hasil editan jadi karakter, dan karakter itu jadi sasaran komentar jahat. Orang Korea sering membandingkannya dengan reality show Barat yang menulis di kredit bahwa cuma bagian yang nggak memengaruhi hasil yang diedit.