ak-peul: 악 + reply (악플)
Komentar jahat yang ditulis buat menjatuhkan orang. Di Korea, ini dianggap bukan sekadar nggak sopan, tapi masalah industri dan hukum, sampai-sampai portal menutup kolom komentar berita hiburan.
Katanya singkatan dari 'akseong reple', balasan jahat. 'Reple' diambil dari kata Inggris 'reply', dan lucunya kata 'reple' sendiri sudah hampir kegeser sama kata asli 'daetgeul', tapi 'akpeul' tetap bertahan. Lawannya 'seonpeul', komentar baik. Orang yang nulis disebut 'akpeuler', alias hater.
Akpeul jadi masalah nasional di akhir 2000-an, waktu beberapa figur publik meninggal setelah lama digempur komentar jahat. Sejak 2007, seorang profesor memulai gerakan 'komentar baik' yang sampai 2023 diikuti lebih dari 7.000 sekolah dan organisasi. Moon Hee-jun dari H.O.T. sering disebut sebagai salah satu orang yang paling banyak kena hujatan dalam sejarah Korea, dan dia membalas lewat lagu ciptaannya sendiri, 'G-seonsangui Aria'. Tahun 2010, perburuan terhadap Tablo soal ijazahnya bahkan menyeret keluarga Tablo.
Tahun 2019 jadi titik balik. Sulli sempat jadi pembawa acara varietas tempat seleb membacakan komentar jahat tentang diri mereka sendiri, dan setelah dia meninggal musim gugur tahun itu, banyak hal berubah. Daum mematikan komentar berita hiburan tanggal 31 Oktober tahun itu, Naver menyusul Maret 2020, lalu Nate di bulan Juli. Begitulah kolom komentar berita hiburan ditutup.
Secara hukum, kasusnya pakai pasal pencemaran nama baik di UU Jaringan Informasi dan pasal penghinaan. Agensi sekarang ngumpulin laporan dari fans dan terus-terusan melayangkan gugatan. Fakta nggak terduga: yang paling banyak dihukum justru orang umur 40-an dan 50-an. Tapi komunitas anonim kayak DC Inside dan platform luar negeri susah dilacak, dan sistem nama asli yang pernah dicoba Nate nggak ngaruh sampai akhirnya dihapus. Bersuara soal isu sosial juga bisa jadi sasaran, kayak yang dialami aktor yang membela pengungsi dan ribut-ribut soal satu novel.
Para artis membalas lewat lagu. IDOL dari BTS, 'FAQ' dari Epik High, 'ANTI' dari ZICO, 'Siren' dari SUNMI, dan 'BBIBBI' dari IU semuanya dibaca sebagai sindiran buat para hater.