decodeK

hwamyeone naogikkaji (화면에 나오기까지)

KataLGBTQ+DrakorPerubahanInti

Perjalanan orang LGBTQ sampai bisa muncul di TV, film, dan webtoon Korea. Awalnya dari satu selebritas yang coming out, sampai sekarang ada karakter drakor dan satu genre webtoon sendiri.

Titik awalnya September 2000. Hong Seok-cheon, entertainer yang ngetop gara-gara jadi desainer fesyen gemulai bernama 'Poisson' di sebuah sitkom, jadi selebritas Korea pertama yang mengaku gay. Waktu itu dia lagi di puncak. Harganya mahal banget: berbulan-bulan tawaran tampil berhenti total, dan bertahun-tahun setelahnya dia cuma dapat peran pendukung. Situasinya mulai berubah sekitar 2007, pas dia nunjukin kocaknya di acara talk-variety. TV nasional mulai nerima dia lagi, dan tahun 2008 dia malah jadi host acara TV kabel tentang anak muda gay yang coming out. Sampai sekarang orang bilang sejarah queer Korea kebagi jadi sebelum dan sesudah Hong.

Film bergerak sedikit lebih awal. Tahun 2005, The King and the Clown nyeritain perasaan di antara para pemain sandiwara jalanan di istana raja tiran Joseon, dan badut Gong-gil yang diperankan Lee Joon-gi langsung jadi fenomena. Ini baru film Korea ketiga yang tembus sepuluh juta penonton, alias cheonman. Tahun 2016, The Handmaiden karya Park Chan-wook terang-terangan ngangkat kisah cinta dua perempuan dan masuk kompetisi Cannes, dan Kim Tae-ri dapat penghargaan aktris pendatang baru dari film ini. Tahun 2020, drakor adaptasi webtoon Itaewon Class punya karakter chef perempuan trans di lingkaran dekat tokoh utamanya.

Tapi lahan paling luas ada di webtoon dan web novel. BL, cerita cinta sesama cowok, udah jadi genre sendiri dengan pembaca setia, dan makin banyak yang lompat dari novel ke komik lalu ke layar.

Meski begitu, reaksinya selalu datang dari dua arah. Tiap ada iklan dengan pasangan sesama jenis, dukungan datang bareng seruan boikot dan komentar jahat. Makin sering muncul, makin berat juga beban satu karakter buat mewakili semua orang, kritik yang persis sama dengan soal disabilitas di layar. Buat kehidupan di luar layar, lanjut ke jadi LGBT di Korea dan Festival Budaya Queer.