
Bukchon
Kawasan perbukitan di Seoul tempat atap genteng hanok bergelombang di antara dua istana. Spot foto favorit, tapi di sini masih ada warga yang tinggal, makanya tiap gang dipasangi papan minta pengunjung jangan berisik.
Namanya secara harfiah berarti kampung utara. Letaknya di lereng antara Gyeongbokgung dan Changdeokgung, dekat istana dan aman dari banjir, jadi di era Joseon ini kawasan elit tempat keluarga kerajaan, bangsawan, dan pejabat tinggi tinggal. Itu sebabnya drama The Scandal memilihnya sebagai panggung kalangan atas Joseon.
Fakta menariknya, kebanyakan hanok yang kamu lihat sekarang dibangun tahun 1920 sampai 1930an. Di masa penjajahan Jepang, pendatang Jepang terus merangsek ke utara Seoul, lalu seorang pengembang bernama Jeong Se-gwon membeli lahan luas milik keluarga bangsawan yang jatuh miskin dan memecahnya jadi ratusan rumah kecil, sengaja supaya orang Korea tetap punya kampung sendiri. Hanok kota berbentuk huruf ㅁ dan ㄷ dengan dapur dan toilet modern ini laris manis. Keuntungannya dia pakai untuk mendanai Perhimpunan Bahasa Korea, sampai dia ditangkap tahun 1942. Gerbang dan tembok tinggi yang bikin halaman nggak kelihatan dari jalan itu jejak desain zaman tersebut.
Kamu mungkin sudah pernah lihat di layar. Rumah kos di sitkom High Kick Through the Roof ada di sini, dan Infinite Challenge serta 2 Days & 1 Night juga syuting di gang-gangnya. Seo Taiji, yang besar di kampung sebelah, syuting lagu Sogyeok-dong tahun 2014 di sekitar sini. Yang paling baru ada di KPop Demon Hunters: tempat Rumi dan Jinu bertemu, dan langsung jadi destinasi ziarah para fans.
Masalahnya, ini kawasan hunian beneran. Di hari ramai, turis yang foto pakai hanbok sewaan kelihatan lebih banyak dari warganya, dan keluhan soal berisik, sampah, dan mobil yang terhalang terus menumpuk. Tahun 2024 Bukchon ditetapkan sebagai kawasan pengelolaan khusus: sejak Maret 2025 area tersibuk di sekitar Bukchon-ro 11-gil cuma boleh dikunjungi turis jam 10 pagi sampai 5 sore, ada dendanya kalau melanggar, dan mulai 2026 bus pariwisata dilarang masuk. Jadi datang siang hari, pelankan suara, dan jalan kaki dari Stasiun Anguk jalur 3.