decodeK

Hanbok versi kekinian

KataFashionTradisiWisataInti

Hanbok yang dulu cuma keluar pas hari raya, dirombak supaya bisa dipakai kayak baju biasa. Sebutannya saenghwal hanbok (hanbok sehari-hari), gaeryang hanbok (hanbok modifikasi), atau hanbok fusion, dan gara-gara masuk istana gratis, sewa hanbok jadi tren besar.

Sejarah merombak hanbok ternyata panjang. Di akhir abad ke-19, mantel durumagi sudah dibuat dari wol, dan rok diberi tali bahu supaya nggak melorot waktu lari. Desain ini dipopulerkan kepala sekolah asal Amerika di Ewha Haktang supaya murid-muridnya bisa senam dan main basket. Rok tinggi sampai dada yang sekarang dipakai ibu kedua mempelai di pesta pernikahan juga turunan dari situ.

Nama 'saenghwal hanbok' mulai dipakai tahun 1980-an. Setelah Korea jadi tuan rumah Asian Games dan Olimpiade, orang makin penasaran sama gaya sendiri, dan gerakan 'pakai baju kita' menyebar di kampus-kampus. Tahun 1996 Kementerian Kebudayaan meresmikan istilahnya dan menetapkan Sabtu pertama tiap bulan sebagai hari hanbok, lalu terjadilah booming: kancing dan ritsleting menggantikan tali, jeogori dipotong kayak bolero, rompi magoja dijadikan jaket. Tapi setelah krisis moneter Asia, lebih dari 500 produsen tiruan ikut nimbrung, kualitas anjlok, dan bertahun-tahun hanbok sehari-hari dicap 'kayak piyama'.

Pariwisata yang membalik keadaan. Istana-istana di Seoul menggratiskan tiket buat pengunjung berhanbok, jadi Gyeongbokgung, Changdeokgung, gang-gang Bukchon, dan kampung hanok di Jeonju penuh orang pakai hanbok sewaan, ditutup foto di photo booth empat potong. Tahun 2018, waktu kantor distrik Jongno bilang hanbok fusion nggak dapat diskon istana, beberapa anggota parlemen datang ke sidang audit pakai hanbok buat protes, dan badan warisan budaya akhirnya tetap memberi fasilitas itu. Sebaliknya, pernah ada model berjeogori panjang ala awal Joseon yang ditolak masuk gratis di Changdeokgung karena dianggap 'bukan hanbok'.

Di panggung, gayanya lebih berani lagi. BTS dan BLACKPINK bikin heboh dengan kostum hanbok versi baru di MV mereka, dan sejak sekitar 2016 idol mulai memakai durumagi hitam klasik sebagai mantel oversize. Di luar negeri ada juga yang salah kira hanbok modern BLACKPINK itu kimono. Tarik-ulur antara menjaga bentuk asli dan mengubahnya supaya benar-benar dipakai masih terus berjalan di dunia K-fashion. Tanggal 21 Oktober adalah Hari Hanbok.