decodeK

Baby Shark

Judul2016-06LaguAnak usia diniYouTubeRekor

Lagu anak berdurasi 1:43 yang memanggil keluarga hiu satu per satu, dari bayi sampai kakek. Dibuat perusahaan Korea, video ini jadi yang pertama dalam sejarah YouTube tembus sepuluh miliar penayangan sekaligus video paling banyak ditonton di dunia.

Pembuatnya SmartStudy, sekarang The Pinkfong Company. Aslinya lagu ini chant api unggun Amerika Utara yang nggak jelas siapa penciptanya, lalu Pinkfong menambahkan intro setengah nada yang mengingatkan ke film Jaws, aransemen baru, lirik Korea, dan gerakan tangan yang gampang ditiru bocil. Pola "doo doo doo doo" yang diulang terus bikin anak-anak langsung ketagihan dan orang dewasa nggak bisa lepas dari kepalanya. Keluarga hiunya bahkan punya nama: bayi Ollie, mama Elly, papa Nick, nenek Bella, dan kakek Alec.

Cara lagu ini menyebar mirip banget sama pola K-pop. Ada versi dalam 25 bahasa, dan pada 2017 sebanyak 87% penayangannya datang dari luar Korea. Indonesia duluan meledak lewat #BabySharkChallenge, lalu sejak musim panas 2018 menyebar ke Inggris dan Amerika, sampai media sana menyebutnya Gangnam Style versi anak-anak. Kebiasaan anak kecil menonton video yang sama puluhan kali juga klop banget sama algoritma YouTube.

Rekornya numpuk. Januari 2019 lagu ini masuk Billboard Hot 100 di posisi 32, jadi lagu buatan Korea yang nangkring di chart itu bareng PSY, BTS, dan BLACKPINK. November 2020 jadi lagu Korea pertama yang dapat sertifikasi Diamond dari RIAA, dan di bulan yang sama menyalip Despacito sebagai video YouTube paling banyak ditonton sepanjang masa. Tanggal 13 Januari 2022 tembus sepuluh miliar penayangan, pertama kalinya di YouTube, dan tercatat di Guinness.

Lagu ini juga muncul di tempat yang nggak terduga. Tahun 2019 Gerardo Parra dari Washington Nationals mengganti lagu masuknya dengan lagu kesukaan anaknya yang berumur dua tahun, dan malam itu langsung pukul dua hit. Nggak lama, puluhan ribu penonton ikut bikin gerakan mulut hiu pakai lengan tiap dia maju memukul, dan setelah tim juara World Series, gambar hiu diukir di bagian dalam cincin juaranya. Vibes-nya mirip sorakan bisbol Korea. Red Velvet pernah membawakannya di konser tunggal dan Irene dikenal suka lagu ini, bahkan ada versi trot dari Yoo San-seul, alter ego Yoo Jae-suk, plus versi cuci tangan di masa pandemi.

Dramanya juga ada. Tahun 2018 komposer Amerika Johnny Only menggugat karena merasa aransemennya dari 2011 dijiplak. Pengadilan Korea menilai, kalau lagu rakyat yang jadi sumber bersama dikesampingkan, nggak ada kemiripan substansial. Setelah menang di tingkat pertama dan banding, Mahkamah Agung memastikan pada Agustus 2025 bahwa itu bukan plagiat. Sekarang waralabanya sudah punya serial animasi garapan bareng Nickelodeon dan film layar lebar, sementara lagunya terus hidup lewat dance cover dan challenge video pendek.