IRENE
Leader sekaligus member tertua Red Velvet. Orang biasanya kenal wajahnya duluan, padahal dia juga rapper, dancer, dan vokalnya belakangan dinilai ulang habis-habisan.
Nama aslinya Bae Joo-hyun, lahir 1991 di Daegu. Tahun 2009, waktu kelas 3 SMA, dia ikut audisi karena nemenin teman. Dia gugur di babak final, tapi ada staf yang udah naksir bakatnya dan terus menghubungi sampai akhirnya dia jadi trainee di SM Entertainment. Dia dikenalkan lewat proyek pra-debut SMROOKIES, bahkan sempat nongol di liputan ABC News 2012 soal sistem trainee pas Gangnam Style lagi booming. Nama panggungnya diambil dari Eirene, dewi perdamaian Yunani. Waktu trainee dia nonton konser BoA, langsung ngefans, dan sampai sekarang BoA jadi panutannya sebagai idol serba bisa.
Debut bareng Red Velvet Agustus 2014, dan posisinya borongan: leader, center, main rapper, lead dancer, sub vocal. Bedanya delapan tahun sama maknae Yeri, tapi dia lebih milih suasana kayak geng temen daripada senioritas. Kata member lain, Irene itu bukan tipe yang banyak ngomong, tapi yang dengerin sampai tuntas. Seulgi dan Wendy bilang mulutnya rapet banget soal rahasia, dan dia jago nyembunyiin masa susahnya sampai bikin mereka khawatir. Dia jarang banget nangis di depan kamera, makanya klip variety 2016 waktu matanya berkaca-kaca bahas beratnya jadi leader masih sering muncul lagi.
Dia keburu dicap sebagai visual grup, jadi pengakuan soal skill datang belakangan. Di Dumb Dumb dia ngerap pakai judul-judul lagu Michael Jackson, di RBB dia sampai keluarin whistle register. Setelah dapat bagian reff lagu utama Queendom tahun 2021 dan video behind recording Chill Kill tahun 2023, netizen mulai bilang skill-nya ketutup visual. Isolation mulusnya di Feel My Rhythm bikin dia masuk tiga besar isolation dancer SM, dan kompilasi Shorts khusus bagian itu viral. Tahun 2020 dia debut unit IRENE & SEULGI lewat Monster yang koreonya terkenal susah.
Solonya santai aja: single kolab sama Raiden tahun 2019, OST film tahun 2021, lalu mini album pertama Like A Flower di November 2024, pas sepuluh tahun setelah debut. Lagu utamanya main afro dance, sementara b-side-nya pakai koreo kursi dan heels.
Dari variety show juga banyak momen ikonik. Mulai 2015 dia jadi MC Music Bank KBS bareng Park Bo-gum lebih dari setahun, jadi member pertama yang punya jadwal tetap di acara musik. Pas April Mop 2016 dia pura-pura pingsan waktu siaran langsung dan bikin Bo-gum panik beneran. Belakangan Bo-gum ngaku mereka bahkan nggak tukeran nomor HP, jadi murni rekan kerja. Di ajang olahraga idol dia andalan panahan tim, dan di game bareng member jiwa kompetitifnya bikin dia dijuluki Ratu Game.
April 2018, Red Velvet ikut konser tim seni Korea Selatan di Pyongyang. Katanya pejabat Korea Utara nggak manggil dia leader, tapi semacam ibu guru ketua kelompok, dan di foto bersama dia berdiri tepat di sebelah Kim Jong-un. Gara-gara jadwal itu, first pitch-nya di kandang tim kampung halamannya, Samsung Lions, batal. Dua first pitch berikutnya berakhir kalah, dan baru di percobaan ketiga, Agustus 2026, Samsung akhirnya menang.
Pertemanannya juga jadi bahan obrolan fandom. Dia seumuran dan senama (Joo-hyun) sama Seohyun dari Girls' Generation, tapi Seohyun debut tujuh tahun lebih dulu, jadi di satu acara Irene tetap nggak sanggup ngomong santai dan cuma berani manggil "teman". Dia akrab sama JENNIE gara-gara satu salon, dan cerita dia, Seulgi, plus KARINA dan WINTER dari aespa nongkrong di bar whisky bikin dua fandom heboh. Ulang tahunnya 29 Maret, sama kayak Sulli.
Oktober 2020, seorang stylist sekaligus editor yang udah 15 tahun di industri membongkar perlakuan buruk yang dia alami di media sosial, dan semua petunjuk mengarah ke Irene. Irene mengunggah permintaan maaf di akunnya sendiri dan mengakui kesalahannya, lalu rehat dari aktivitas. SM juga ikut minta maaf. Kasus ini jadi contoh era artis menjelaskan langsung lewat media sosial sekaligus menunjukkan betapa beratnya kontroversi sikap atau tuduhan gapjil di Korea. Dua bulan kemudian dia kembali lewat SMTOWN LIVE Januari 2021 dan minta maaf lagi di komunitas fans. Di sisi lain, dia menyumbang 100 juta won ke Daegu waktu kota itu kena COVID parah di Februari 2020, 100 juta won lagi untuk korban kebakaran hutan 2025, dan tercatat sebagai anggota Honor Society, klub donatur besar.