decodeK
AmorePacific

AmorePacific

PerusahaanPerusahaanBeauty

Perusahaan kosmetik terbesar di Korea. Mereka yang pertama kali bikin cushion, foundation cair yang diserap ke spons, dan dengan itu nambah satu kategori produk baru di pouch makeup seluruh dunia.

Awalnya dari minyak rambut. Tahun 1932, Yun Dok-jeong, pedagang asal Kaesong sekaligus ibu dari pendiri Suh Sung-hwan, mulai bikin dan jual minyak kamelia; anaknya mendirikan perusahaan ini tahun 1945. Setelah besar lewat ABC Pomade dan bedak Coty, tahun 1964 mereka meluncurkan merek Amore. Nama sekarang gabungan nama lama perusahaan, Taepyeongyang (Pacific), dengan Amore tadi.

Yang bikin Amore jadi merek sejuta umat adalah penjualan door-to-door. Seluruh negeri dibagi kayak papan catur, tiap sales dapat wilayah sendiri, dan harganya sama di mana-mana. "Tante Amore" dulu seterkenal tante pengantar Yakult, dan sistem ini masih jalan sampai sekarang dengan nama "konselor".

Dunia mulai melirik di 2008 lewat IOPE Air Cushion. Foundation cair disimpan di spons, tinggal ditepuk-tepuk pakai puff. Salah satu penemuan yang bikin mikir, kok baru sekarang ada? Brand Korea lain langsung ikut-ikutan, lalu brand mewah luar negeri juga bikin cushion sendiri. Katanya, awalnya para MUA malah lebih heboh sama puff-nya daripada produknya. Waktu tren glass skin dan skincare bertahap mendunia dengan label K-beauty, cushion jadi bintang utamanya.

Dengan Sulwhasoo, Laneige, Innisfree, Etude, Hera, dan Mamonde di bawah satu atap, orang suka bercanda kamu bisa pakai produk AmorePacific seumur hidup, dari Etude pas remaja sampai Sulwhasoo di usia 40-an. Deretan modelnya kayak linimasa Hallyu. Song Hye-kyo dan Jun Ji-hyun sama-sama mulai dari Etude dan jadi wajah perusahaan hampir 20 tahun; Sulwhasoo pernah pakai ROSÉ dan Youn Yuh-jung, Hera memilih JENNIE lalu Felix, dan Innisfree menggandeng Jang Won-young.

Angka penjualannya kayak roller coaster. Sekitar 2014, turis rombongan dari China dan penjualan di sana meledak, sahamnya naik lebih dari dua kali lipat dalam setahun, dan 2016 pendapatannya tembus lebih dari 6 triliun won, rekor tertinggi. Lalu datang balasan Beijing atas penempatan sistem rudal THAAD, yaitu larangan Hallyu tidak resmi, dan laba operasinya turun 30% tahun berikutnya. Karena sangat bergantung pada China, mereka termasuk yang paling pertama kena. Setelah banting setir, di 2024 penjualan di Amerika untuk pertama kalinya mengalahkan Greater China.

Kantor pusatnya di Yongsan, Seoul, juga layak dikunjungi. Arsitek David Chipperfield mendesainnya terinspirasi dari guci bulan porselen putih khas Korea, dan lantai bawahnya terbuka buat umum. Font Arita buatan perusahaan ini juga gratis dan jadi favorit desainer Korea.