SANA
Member TWICE asal Osaka. Cuma satu baris, "Shy shy shy", sudah bikin satu Korea kepincut, dan sejak itu dia menanggung fandom dari dua negara sekaligus.
Nama aslinya Minatozaki Sana, lahir tahun 1996 di Tennoji, Osaka. Marga Minatozaki itu langka banget bahkan di Jepang. Dia anak tunggal dan dekat banget sama neneknya. Suatu hari sang nenek nonton lomba nyanyi di TV dan bilang pengin lihat Sana tampil di sana, dan dari situ mimpinya jadi penyanyi dimulai. Waktu SMP dia belajar dance sekitar tiga tahun di EXPG, sekolah tari di Osaka.
Tahun 2011 dia di-scout pas lagi belanja sama temannya. Kebetulan waktu itu dia lagi kecanduan drakor Dream High, dan foto artis yang ditunjukkan si pencari bakat ternyata para pemain drama itu. Besoknya dia langsung ikut audisi JYP di Jepang dan lolos. Masalahnya, umurnya baru lima belas dan harus ninggalin sekolah buat pindah sendirian ke luar negeri. Orang tuanya ngajak dia nonton konser 2PM lalu nanya gimana rasanya. "Aku pengin berdiri di panggung itu," jawabnya, dan izin pun keluar. April 2012 dia mulai jadi trainee di Seoul di hari yang sama dengan Momo, pas agensi K-pop lagi gencar mencari member di luar Korea.
Jalan menuju debut penuh belokan. Awalnya dia masuk proyek girl group yang isinya orang Jepang semua, lalu mengisi kursi kosong di tim debut 6MIX, yang ujungnya batal juga. Di tengah itu dia sempat muncul di MV "A" milik GOT7 dan orang mulai nanya siapa trainee itu. Tahun 2015 dia ikut SIXTEEN, acara survival di Mnet, lalu debut bareng TWICE bulan Oktober. Karena pendidikan terakhirnya cuma SMP, Januari 2016 dia pulang ke Jepang dan lulus ujian penyetaraan SMA.
Momen meledaknya datang dari "Shy shy shy" di CHEER UP tahun 2016. Part beberapa detik itu jadi kata paling viral tahun itu dan sering disandingkan dengan "eomeona" legendaris di Tell Me milik Wonder Girls. Setelah itu dia dapat part hati-hati di SIGNAL dan hook LIKEY, sampai fans bikin rumus: kalau Sana yang nyanyi, pasti jadi killing part. Suaranya tinggi dan ringan, langsung ketahuan itu dia. Sekitar 2022 teknik nyanyinya berubah jadi belting suara dada yang lebih kuat, dan penilaian live-nya ikut naik. Tagline resminya "cutie sexy", tapi yang paling disayang fans adalah "No Sana, No Life", yang lahir dari tweet dukungan Taecyeon 2PM, senior satu agensi, yang memelesetkan lirik rap-nya sendiri. Pernah ada fans luar negeri yang salah terjemahin jadi "Sana nggak punya kehidupan" dan tetap pakai buat nyemangatin.
Di variety show, senjatanya bukan aegyo yang disuruh-suruh, tapi reaksinya. Momen "kimbap keju"-nya di Knowing Bros bikin era SIGNAL makin meledak. Dia gampang jatuh dan sering banget ngejatuhin barang, makanya dijuluki Sa-tto-tteol ("Sana jatuhin lagi"), dan kebiasaannya melayangkan tinju waktu salting bikin dia juga dipanggil "tinju madu Osaka". Dia juga yang pertama kali menyebut Momo rakun dan Mina penguin, dan julukan itu langsung jadi pakem fan art.
Bahasa Koreanya termasuk yang paling jago di antara member asing. Dia nggak ngandelin kalimat hafalan, tapi nyusun kalimat langsung di tempat. Berkat hobi kaligrafinya, tulisan Hangeul-nya bahkan dibilang lebih rapi dari beberapa member Korea. Daya ingatnya juga legendaris: di sebuah fansign dia ngenalin fans yang cuma sekilas ketemu berbulan-bulan sebelumnya dan protes kenapa waktu itu buru-buru pergi, sampai masuk berita. Sebaliknya, bahasa Jepangnya kental logat Osaka warisan sang nenek, dan di Jepang itu malah jadi daya tarik tersendiri.
Trio Jepang bareng Momo dan Mina yang lama dijuluki MiSaMo resmi jadi subunit MISAMO tahun 2023 dan merilis karya di Jepang. Tahun 2017 TWICE tampil di Kohaku Uta Gassen NHK, dan keinginan sang nenek pun terwujud. Sana ada di pusat strategi lokalisasi yang bikin TWICE membuka lagi pasar Jepang, dan sorotan itu juga bikin dia jadi sasaran. April 2019, saat nama era Jepang berganti dari Heisei ke Reiwa, dia posting dalam bahasa Jepang bahwa dia bakal kangen era Heisei. Beberapa media Korea membingkainya seolah dia menyesali turunnya kaisar, hujatan pun membanjir, sementara banyak juga yang membela bahwa nama era ya cuma nama zaman. Sama seperti Tzuyu dengan insiden bendera, ini nunjukin betapa cepatnya politik bisa nyasar ke idol asing.
Sekarang kiprah solonya makin luas. Dia jadi ambassador Prada sejak 2023, wajah berbagai brand fashion dan kecantikan, dan jadi host talk show-nya sendiri, Sana's Cold Interview, yang sudah masuk musim ketiga.