Next Level
Single digital ketiga aespa yang rilis Mei 2021. Lagu soundtrack film Hollywood dirombak habis-habisan, awalnya banyak yang bingung, lalu pelan-pelan naik sepanjang musim panas dan membuka era girl group generasi keempat.
Lagu aslinya milik A$ton Wyld dengan judul sama, soundtrack film Hobbs & Shaw (2019). SM menaikkan nadanya dua kunci dan mengganti 'check it out' jadi 'jekkyeora', frasa Korea yang bunyinya mirip dan artinya kira-kira 'salip mereka'. Bagian yang tadinya menyebut New York dan California diganti KWANGYA dan KOSMO, nama tempat dari lore grupnya. Ceritanya: aespa berangkat ke KWANGYA buat memburu Black Mamba, villain yang memutus koneksi (SYNK) mereka dengan avatar æ. Di subtitle acara musik, kata itu malah ditulis versi bakunya, dan fans langsung ngeh.
Yang bikin kaget sebenarnya strukturnya. Lagu jalan dengan beat hip-hop dan rap, terus tiba-tiba berhenti, lalu masuk bagian vokal R&B yang kayak lagu lain disisipkan di tengah. Fans menyebutnya 'bagian santa', tempat nada tinggi WINTER meledak. Warna produser kawakan SM Yoo Young-jin kental banget, sampai fans lama SM bilang aromanya kayak zaman awal label ini, sejak H.O.T.. Mau bukti kalau tiap agensi punya suara khas? Ini contohnya. Di lagu ini juga rap KARINA dan GISELLE akhirnya benar-benar dilirik.
Begitu rilis, responsnya dingin. Tapi setelah video panggungnya menyebar, peringkatnya naik sedikit demi sedikit, dan pada 21 Juni lagu ini menggeser Butter milik BTS dari puncak Melon. Pertama kalinya artis SM melakukannya. Contoh klasik yeokjuhaeng alias chart reversal. Lagu ini bertahan 576 hari di chart Melon, memecahkan rekor Rollin' milik Brave Girls. 'Digeut dance', dinamai dari huruf Korea ㄷ yang bentuknya mirip gerakannya, ditiru satu negara, dan konon lebih dari tujuh tim koreografer mengajukan demo sebelum point dance itu terpilih.
Bagian nyeseknya: lagu ini 30 kali jadi nominasi juara di acara musik, tapi nggak pernah menang sekali pun. Karena single digital tanpa album, nggak ada skor penjualan, dan lawannya berat-berat. Di minggu yang diprediksi bakal menang, Inkigayo malah libur karena siaran Olimpiade Tokyo. Sebagai gantinya, lagu ini menang Song of the Year di Korean Music Awards, girl group kedua setelah Girls' Generation. Sekarang lagu ini dianggap pemicu ledakan girl group generasi keempat, dan eksperimen ganti genre di tengah lagu kemudian dimasukkan ke garis yang sama dengan NMIXX.