maedal 14il (매달 14일)
Dimulai dari Valentine dan White Day, kalender Korea punya 'hari' khusus pasangan hampir di setiap tanggal 14. Tanggal 14 April, para jomblo makan mi saus hitam.
Awalnya dari Hari Valentine, 14 Februari. Di Korea, hari ini jadi momen cewek memberi cokelat ke cowok, lalu sebulan kemudian, 14 Maret alias White Day, cowok membalas dengan permen. Sampai situ memang pola yang datang dari Jepang, tapi Korea melangkah lebih jauh: 14 April dijadikan Black Day buat yang nggak dapat apa-apa di dua tanggal tadi. Orang yang nggak punya pasangan pakai baju hitam dan makan makanan hitam seperti jajangmyeon sambil saling menghibur. Setengah bercanda, tapi beneran nempel sampai pesanan antar restoran Chinese-Korean ikut naik. Ada juga yang cukup masak jjapaguri di rumah. Anggap saja ini hari raya pertama untuk makan sendirian.
Kalendernya terus terisi: Rose Day 14 Mei, Kiss Day 14 Juni, bahkan di awal 2000-an sempat ada Wine Day, Music Day, dan Movie Day, tiap bulan ada alasan baru. Coba buka kalender toko roti atau event organizer, kolom tanggal 14 hampir nggak pernah kosong. Beda tanggal tapi satu keluarga: Pepero Day 11 November dan hari nembak 17 September.
Kebanyakan cuma gimmick marketing yang dipaksakan dan cepat hilang; yang bertahan pada dasarnya Valentine, White Day, Black Day, dan Pepero Day. Banjir 'hari' ini terus dikritik sebagai akal-akalan dagang, dan suasananya cukup mendingin setelah COVID-19 dan harga-harga naik. Tapi buat pasangan, melewatkan satu tanggal bisa bikin baper, jadi fitur kirim hadiah di KakaoTalk selalu ramai tiap tanggal ini. Bareng baegil, perayaan 100 hari jadian, dan Natal pasangan, ini menunjukkan betapa seriusnya budaya pacaran Korea soal anniversary.
Satu hal yang sering bikin bingung orang asing: Valentine asalnya dari hari raya Katolik, tapi di Korea hampir nggak ada nuansa agamanya. Dan banyak orang tua atau pembelot Korea Utara yang bahkan nggak tahu hari-hari ini ada. Intinya, ini kalendernya pasangan muda.