baedal nodong (배달 노동)
Ambil orderan lewat aplikasi, antar makanan pakai motor. Mereka yang bikin kota-kota Korea tetap jalan di malam hari, tapi bertahun-tahun hukum menganggap mereka bukan karyawan, melainkan pengusaha.
Kurir zaman dulu adalah karyawan restoran yang menenteng kotak besi bertuliskan nama toko. Restoran Cina dan toko pizza merekrut sendiri, dan motor serta bensinnya ditanggung toko. Sekitar tahun 2000-an muncul agen yang menerima pengantaran per order, dan pertengahan 2010-an sebagian besar motor kurir di jalan sudah milik agen. Toko lepas dari biaya tenaga kerja dan tanggung jawab kecelakaan, dan semua beban itu pindah ke pundak rider.
Intinya ada di status. Kebanyakan rider dikontrak sebagai pengusaha perorangan, jadi asuransi, cicilan motor, servis, dan bensin bayar sendiri. Ongkos antar sering dihitung pakai jarak garis lurus, bukan rute yang benar-benar dilewati, jadi muter lewat bukit atau sungai pun bayarannya sama. Tahun 2019 rider Yogiyo pertama kali diakui sebagai pekerja, dan sejak Januari 2022 asuransi ketenagakerjaan mulai mencakup rider, bareng sopir jasa sopir pengganti.
Pandemi bikin semuanya meledak. Tahun 2021, waktu order membanjir, Coupang Eats dan Baemin perang promo soal antar satu pesanan per perjalanan, rider pun pindah besar-besaran ke aplikasi delivery, sementara agen di lingkungan sekitar kewalahan tiap malam. Sebagai gantinya, di platform AI yang menentukan orderan dan kebanyakan menolak bisa kena penalti. Hari hujan dan musim jangma membawa orderan paling banyak sekaligus bahaya paling besar.
Mereka juga berserikat. Tahun 2018 seorang rider jaringan burger mulai demo sendirian menuntut tunjangan panas 100 won. Tahun berikutnya, tepat Hari Buruh 1 Mei 2019, 41 orang meluncurkan Rider Union. Sekarang jadi serikat pekerja dengan sekitar 8 ribu anggota.
Pandangan publik campur aduk. Banyak yang kesal sama rider yang terobos lampu merah dan naik trotoar, tapi banyak juga yang bilang masalahnya ada di sistem bayaran yang memaksa mereka ngebut biar dapat penghasilan. Ridernya pun macam-macam, dari remaja sampai pensiunan. Tiap kali Korea ribut soal kerja platform atau kecelakaan kerja, pekerjaan ini selalu ada di tengahnya.