decodeK

Sweet Home

Judul2020DrakorMakhlukAdaptasi webtoon

Dunia di mana hasrat manusia mengubah mereka jadi monster, dan penghuni apartemen yang mau dibongkar berjuang bertahan hidup. Serial Netflix yang bikin level efek monster di drakor naik satu tingkat.

Awalnya ini webtoon karya Kim Carnby (cerita) dan Hwang Young-chan (gambar), terbit di Naver Webtoon dari Oktober 2017 sampai Juli 2020 sebanyak 141 episode. Versi terjemahan bahasa Inggris, Thai, Indonesia, sampai Spanyol bikin fans luar negerinya udah banyak dari awal. Judul awalnya "ㅎㅗㅁ", huruf Korea untuk "home" yang dipisah-pisah, tapi diganti karena ternyata nggak bisa dicari di mesin pencari. Judul akhirnya memelesetkan "Home, sweet home" jadi ironi. Cara para monster ngomong dengan memotong kata huruf per huruf bahkan jadi meme di kalangan pembaca.

Ceritanya tentang Cha Hyun-su, anak SMA yang mengurung diri setelah kehilangan keluarganya, lalu pindah ke Green Home, sebuah apartemen tua. Suatu hari para penghuni mulai berubah jadi monster satu per satu. Tapi ini bukan soal virus. Setiap monster berbentuk hasrat yang dipendam orang itu. Misalnya, orang yang terobsesi otot berubah jadi gumpalan otot raksasa. Masalahnya, Hyun-su sendiri juga sudah mulai berubah. Adegan saat para penghuni voting mau mengusir dia atau nggak menunjukkan inti serial ini: manusia bisa lebih menakutkan dari monster. Beda dengan zombie ala Korea yang menular lewat gigitan, horor di sini tumbuh dari dalam diri.

Drakornya rilis 18 Desember 2020, jadi proyek monster pertama sutradara Lee Eung-bok, orang di balik Descendants of the Sun, Goblin, dan Mr. Sunshine. Biaya produksinya disebut sekitar 3 miliar won per episode, dan VFX monsternya dikerjakan Legacy Effects, studio Amerika yang ikut menggarap Pacific Rim, Avengers, dan The Mandalorian. Banyak monster juga diperankan langsung oleh aktor berkostum prostetik, seperti penari Kim Seol-jin, jadi perpaduan CGI dan akting fisiknya ramai dibahas. Webtoon-nya untuk usia 15+, tapi versi drakornya dapat rating dewasa di Korea.

Angkanya mencetak sejarah. Ini drakor pertama yang masuk Top 10 Netflix Amerika, sampai peringkat 9 keseluruhan dan 3 untuk kategori TV, dan ditonton 22 juta rumah tangga dalam 28 hari pertama. Ini juga pertama kalinya Netflix membuka jumlah rumah tangga penonton drakor secara spesifik di laporan kuartalannya. Sebelum Squid Game meledak di seluruh dunia, serial ini paling disukai penonton yang baru kenal drakor lewat Kingdom atau Crash Landing on You. Fans internasional menjuluki monster otot "Thomas the Tank Engine" dan monster yang mirip akar teratai "Dobby".

Warisan lainnya adalah para pemainnya. Selain Song Kang sebagai Hyun-su, wajah-wajah baru dan yang lagi naik daun seperti Lee Do-hyun, Go Min-si, Park Gyu-young, dan Go Youn-jung semuanya jadi pemeran utama dalam tiga tahun. Song Kang dan Go Min-si reuni di sini setelah Love Alarm di Netflix. Serialnya berlanjut sampai season tiga dan tamat. Ini contoh klasik jalur dari komik ke layar yang didorong duit Netflix, dan ikut membuka era ketika webtoon jadi gudang sumber cerita drakor. Gelombang serial monster berbasis webtoon setelahnya, seperti All of Us Are Dead, jelas bukan kebetulan.