Smugglers
Film aksi kriminal laut garapan Ryoo Seung-wan tahun 2023 tentang para haenyeo, penyelam perempuan di desa pesisir tahun 1970-an, yang mulai mengangkat barang selundupan dari dasar laut lalu terseret ke proyek besar. Ini film komersial Korea pertama yang dibintangi dua aktris usia 50-an sebagai pemeran utama.
Latarnya Gunchun, desa nelayan fiktif di pantai barat. Waktu limbah pabrik kimia merusak laut, para haenyeo yang hidup dari menyelam bebas langsung kehilangan penghasilan. Lalu datang tawaran: penyelundup menjatuhkan peti ke laut, dan para penyelam cuma perlu mengangkat dan menyerahkannya. Filmnya berangkat dari kasus nyata tahun 70-an yang melibatkan haenyeo dan penyelundupan. Jo Chun-ja si penjudi sejati diperankan Kim Hye-soo, sementara pemimpin haenyeo Eom Jin-sook diperankan Yum Jung-ah. Tulang punggung ceritanya dua perempuan yang tumbuh kayak saudara, jadi musuh setelah satu malam bencana, lalu akhirnya satu perahu lagi. Waktu kabar casting-nya keluar akhir 2020, langsung heboh karena alasan simpel: belum pernah ada film komersial Korea yang menaruh dua aktris 50-an sebagai pemeran utama berdampingan.
Jajaran pendukungnya juga mewah. Jo In-sung jadi Sersan Kwon, veteran Perang Vietnam yang berubah jadi raja penyelundup nasional; Park Jung-min jadi Jang Do-ri yang isinya dendam dan serakah; Kim Jong-soo jadi kepala bea cukai yang mengejar mereka; dan Go Min-si jadi Ok-bun, anak bawang di kedai teh yang akhirnya jadi pemiliknya. Ceritanya berputar di pasar gelap Myeongdong di Seoul dan perburuan jalur laut baru karena pelabuhan Busan sudah penuh petugas. Jo In-sung reuni lagi dengan sutradaranya setelah Escape from Mogadishu.
Daya tarik utamanya aksi bawah air. Ryoo Seung-wan membawa gaya aksinya yang nendang dari Veteran ke dalam laut. Adegan bawah airnya direkam di tangki sedalam sekitar enam meter, dan para aktris pemeran haenyeo latihan di air selama tiga bulan. Pelabuhan Gunchun adalah set yang dibangun di pelabuhan Deoksan, Samcheok, lalu dibongkar setelah syuting, sedangkan pulau batu putih tempat barang selundupan dijatuhkan adalah Baekdo di lepas Geomundo. Para kritikus kompak bilang gaya kitsch dan stylish dari film-film awal sang sutradara balik lagi.
Musiknya bikin nagih. Penyanyi Chang Kiha jadi direktur musik film untuk pertama kalinya dan meracik suara band funky ala 70-an; katanya ini juga pertama kali dia bikin lagu pakai alat tiup. Di atasnya, sang sutradara sendiri memilih deretan lagu hits zaman itu tanpa henti, dari Kim Chu-ja dan Sanullim sampai Song Dae-kwan dan Kim Trio, plus versi gitar lagu Shin Jung-hyun. Di minggu ketiga bahkan ada pemutaran sing-along.
Box office-nya juga solid. Rilis 26 Juli 2023 dengan sekitar 320 ribu penonton di hari pertama, tembus titik impas 4 juta di hari ke-17, dan jadi film Korea kedua tahun itu yang untung setelah The Roundup ketiga. Totalnya sekitar 5,14 juta penonton, sambil bersaing dengan film besar musim panas seperti Concrete Utopia. Di Blue Dragon Film Awards film ini menang Film Terbaik, ditambah Aktor Pendukung Terbaik untuk Jo In-sung, Aktris Pendatang Baru untuk Go Min-si, dan Musik Terbaik untuk Chang Kiha. Tahun berikutnya Kim Jong-soo meraih Aktor Pendukung Terbaik di Baeksang Arts Awards. Di luar negeri, film ini diputar di Locarno, Toronto, dan Sitges.
Ada easter egg juga. Kalimat pedas yang dilontarkan Jin-sook ke Chun-ja sambil menodongkan pisau adalah self-homage Yum Jung-ah ke ucapannya sebagai Han Seo-jin di SKY Castle. Park Jung-min pernah janji ke seorang streamer bakal masuk bioskop sambil guling-guling kalau nonton bareng mereka sold out, dan waktu beneran sold out, dia beneran masuk sambil berguling. Empat aktris pemeran haenyeo kemudian reuni jadi geng ibu-ibu penjudi di sekuel Veteran. Kalau kamu lagi ngikutin film Korea yang menaruh perempuan di pusat aksi, film ini cocok banget ditonton bareng The Witch.