decodeK

Hip-hop naik dari ruang bawah tanah

Kejadian2012-06Hip-hopAudisiPerdebatan

Begitu acara survival rapper Show Me the Money mulai tahun 2012, hip-hop Korea naik dari klub bawah tanah ke jam tayang utama TV kabel. Sepuluh tahun setelahnya, hampir semua rapper yang namanya meledak lewat pintu ini.

Awalnya cuma pengisi slot. Mnet menayangkan Show Me the Money buat nambal jadwal sebelum audisi andalannya, Superstar K4. Eh, di season 3 acara ini malah nyalip Superstar K jadi program andalan channel itu, sampai melahirkan spin-off kayak Unpretty Rapstar dan High School Rapper. Lewat season 10, ini jadi acara audisi Korea pertama yang tembus satu dekade, dan induknya, CJ ENM, bahkan menjual formatnya ke Thailand dan Vietnam.

Sebelum acara ini, hip-hop Korea terbelah jadi underground dan overground. Overground itu grup kayak Epik High atau Dynamic Duo yang muncul di variety show dan lagunya ada di mana-mana. Underground itu yang membuktikan diri lewat skill rap dan album tanpa peduli TV. Dua dunia yang beda, dan nggak ada konsep "naik kelas" dari satu ke yang lain. Show Me the Money merobohkan tembok itu habis. Sekarang hip-hop Korea nggak kenal underground-overground lagi, yang ada cuma rapper terkenal dan rapper yang belum dikenal.

Acara ini laku karena berani melakukan yang nggak bisa dilakukan TV nasional. Diss battle masuk layar, lirik penuh umpatan tetap tayang asal kata kasarnya di-mute. Produser top yang tadinya menghindari acara musik, gara-gara sensor ketat dan sentimen anti-idol di skena, tiba-tiba duduk di kursi juri. Tablo memimpin tim YG di season 3 dan 4, dan di season 3 itu trainee YG Bobby dan B.I sampai nomor satu di chart lewat lagu kompetisinya sebelum debut bareng iKON. Jay Park berduet dengan rekan satu label AOMG, Loco, di season 4, lalu jadi produser langganan di banyak season. GRAY dari AOMG bikin empat lagu nomor satu cuma di season 5, dan ikut menggarap sekitar 30% dari semua lagu nomor satu acara ini. ZICO setim bareng Paloalto di season 4, Dean di season 6, dan Crush di season 12. Tren trap pertengahan 2010-an dan singing rap sesudahnya pada dasarnya dikendalikan lagu-lagu dari acara ini.

Sisi gelapnya juga nyata. Waktu rapper yang baru ngetop pindah ke festival kampus dan acara berbayar, budaya manggung di klub kecil yang membesarkan hip-hop Korea hampir punah. Karena acara ini praktis satu-satunya jalan buat rapper baru, orang sampai menyebutnya "ujian CPNS-nya hip-hop". Keluhan soal hak lagu yang dikuasai stasiun TV, juga "editan setan" yang bikin orang baik kelihatan kayak penjahat, muncul tiap season. Tiger JK jadi produser di season 6 lalu bersumpah nggak akan balik lagi. Ada juga kritik bahwa segmen diss battle, yang memaksa rapper tanpa masalah pribadi buat saling serang, bikin makna diss jadi kayak kuis TV biasa. Kontroversi manipulasi suara di season 4, disusul skandal manipulasi voting Produce 101, bikin kepercayaan ke semua acara survival Mnet anjlok.

Yang seru, acara ini bahkan kasih panggung buat kritik terhadap dirinya sendiri. Di semifinal season 10, Lee Chan-hyuk dari AKMU tampil sebagai featuring dan terang-terangan nyanyi bahwa Show Me the Money lagi merusak dunia. AKMU lahir dari demam audisi yang sama di awal 2010-an, tapi dari acara lain, dan musiknya malah ke arah yang berlawanan. Swings juga pernah teriak di sebuah web show bahwa rapper yang ngetop lewat acara ini cuma "seleb enam bulan".

Terus kenapa rapper tetap antre? Ujung-ujungnya duit. Kerja part-time buat bayar studio bikin nggak ada waktu buat bermusik, dan sekali tampil bisa memutus lingkaran itu. Makanya banyak rapper yang dulu ngaku anti-SMTM akhirnya ikut juga. Lewat jalur yang sama, istilah hip-hop kayak flex masuk ke obrolan sehari-hari. Ada satu trivia yang merangkum semuanya: kalung tanda lolos katanya biaya bikinnya sekitar 150.000 won per buah, dan reaksi para produser pas dengar itu kira-kira "kasih duitnya aja".

Tahun 2022, season 11 dimenangkan Lee Young-ji, alumni High School Rapper, tapi tayangnya bentrok dengan Piala Dunia Qatar, rating-nya terendah sepanjang sejarah, dan dicap cuma kontes popularitas. Setelah itu acaranya berhenti, dan Rap:Public dari TVING mengisi kekosongan di 2024. Juni 2025, season 12 dipastikan setelah hiatus sekitar tiga tahun. Sampai sekarang, ini contoh paling jelas bagaimana satu acara survival Korea menggambar ulang peta satu genre.