decodeK

Generasi kelima dimulai

Kejadian2023-07GenerasiIndustriPerdebatan

Generasi idol yang dari debut langsung ngincer chart global, dan itu dianggap biasa. Sekitar 2023, stasiun TV dan agensi mulai teriak 'generasi kelima', dan batasnya sampai sekarang masih diperdebatkan.

Kebanyakan fans menandai awal tiap generasi lewat H.O.T., TVXQ, EXO, dan aespa. Keempatnya grup SM, dan lucunya, lagu pertama mereka rilis dengan jarak pas delapan tahun. Jadi muncul anggapan kalau generasi idol ganti kira-kira tiap delapan tahun. Tapi di 2023, baru beberapa tahun setelah obrolan gen 4 ramai di 2020, istilah 'gen 5' sudah nongol.

Yang nyalain apinya adalah Mnet. Mereka jualan acara survival Boys Planet dengan slogan 'idol generasi kelima', dan dari situ lahirlah ZEROBASEONE. Nggak lama, agensi besar kayak HYBE dan SM ikut pakai istilah yang sama buat rookie mereka. HYBE merilis BOYNEXTDOOR, TWS, ILLIT, dan CORTIS, SM meluncurkan RIIZE dan Hearts2Hearts, YG mendebutkan BABYMONSTER, dan JYP mengenalkan KickFlip. Musim panas 2023, KISS OF LIFE juga debut dari agensi yang lebih kecil.

Vibe generasi baru kurang lebih begini: fandom dibangun sebelum debut lewat konten masa trainee dan evaluasi di YouTube, lalu dari album pertama line-up-nya sudah multinasional. BABYMONSTER contoh paling pas. Musiknya condong ke easy listening. Get A Guitar dari RIIZE dianggap memecah kebuntuan streaming boy group yang terlalu mengandalkan lagu performa dengan beat keras, Plot Twist dari TWS jadi nomor satu chart tahunan Melon 2024, dan Magnetic dari ILLIT nangkring di puncak chart bulanan Melon serta jadi lagu debut grup K-pop pertama yang masuk Billboard Hot 100.

Tapi kritiknya juga kenceng. Pertama, terlalu cepat. Kedua, banyak ciri yang katanya khas gen 5 sebenarnya sudah ada di gen 4. Easy listening sudah ditunjukkan NewJeans yang debut 2022, dan konsep avatar di dunia virtual itu pelopornya aespa. Waktu PLAVE, grup virtual yang debut 2023, sampai nomor satu di chart, orang terbelah lagi soal apakah idol virtual itu bukti era baru atau cuma kelanjutan gen 4. Ada juga yang bilang banjir rookie ini mirip gen 2.5 tahun 2009 sampai 2011: grupnya banyak banget, tapi nggak ada satu tim yang benar-benar mengubah peta, jadi nggak pernah diakui sebagai generasi baru. Saking capeknya, muncul istilah 'saedae-lighting', gabungan generasi dan gaslighting, dan Hyoyeon dari Girls' Generation viral di channel YouTube-nya karena nanya buat apa idol dibagi-bagi generasi, memangnya HP.

Kartu andalan kubu pro adalah umur. Per 2025, rata-rata umur aespa dan TOMORROW X TOGETHER sekitar 24 tahun, sedangkan junior langsung mereka, Hearts2Hearts, rata-rata 16,4 dan CORTIS sekitar 17. Kalau ingat aturan fans paling lama buat misahin generasi, yaitu apakah idolnya terasa seumuran atau kayak adik, atau malah kayak keponakan, selisih ini lumayan meyakinkan. Grup andalan gen 4 yang makin fokus ke luar negeri sementara angka domestiknya stagnan juga dibaca sebagai tanda pergantian generasi yang klasik.

Yang menarik, kecepatan nerimanya beda antara fandom cowok dan cewek. Fans boy group cukup cepat menerima teori gen 5 setelah lihat angka streaming RIIZE, TWS, dan BOYNEXTDOOR. Di kubu girl group, sampai 2024 suara yang dominan bilang rookie-nya nggak jauh beda dari senior kayak IVE, ITZY, NMIXX, dan (G)I-DLE, sampai debut Hearts2Hearts bikin suasananya berubah. Lewat 2025, banyak yang sepakat istilah gen 5 sudah lumayan mapan di industri. Rekor kayak gen 4 yang menguasai chart album Amerika dan pencapaian luar negeri boy group gen 4 seperti ENHYPEN jadi standar yang harus dilewati generasi ini. Ujung-ujungnya, generasi bukan aturan resmi tapi label yang dibikin bareng oleh fans, agensi, dan media, makanya makin banyak yang bilang mending pakai tahun debut aja. Tiap kali ada grup baru ngerilis teaser comeback, debat yang sama langsung muncul lagi di kolom komentar.