decodeK

Trot kembali berjaya

Kejadian2020-03TrotFandomPasar

Awal 2020, sebuah acara audisi trot tembus rating 35% dan membalik keadaan. Fans paruh baya menyerap seluruh cara main fandom idol, dan ternyata pasar terbesar di dalam Korea ada di luar K-pop.

Semuanya berawal dari versi perempuannya, Miss Trot, tahun 2019: rekor rating tertinggi stasiun itu, plus bintang baru bernama Song Ga-in. Waktu versi laki-lakinya, Mr. Trot, tayang perdana 2 Januari 2020, targetnya cuma menyamai musim sebelumnya. Kamis jam 10 malam, channel kabel umum, dan trot, genre yang buat kebanyakan orang di bawah 40 identik dengan musik orang tua. Di atas kertas, nggak ada tanda-tanda bakal meledak.

Lalu angkanya bicara. Mulai dari kisaran 10%, rating naik hampir tiap minggu. Episode 4 memecahkan rekor variety show channel sejenis; episode 5 tembus 25,7% dan melewati SKY Castle sebagai tayangan dengan rating tertinggi sepanjang sejarah channel tersebut. Episode 8 menembus 30%, pertama kalinya sebuah variety show, termasuk di TV nasional, sampai segitu sejak 2 Days & 1 Night tahun 2011. Paruh kedua final mencetak 35,7%, angka tertinggi TV berbayar sejak pengukuran dimulai tahun 1995, di atas puncak Infinite Challenge dan Gag Concert. Bahkan Crash Landing on You yang tayang di waktu yang sama, atau The World of the Married beberapa bulan kemudian, nggak bisa menyentuhnya.

Di malam final, voting lewat SMS membanjir sampai servernya tumbang. Pengumuman pemenang ditunda, dan dua hari kemudian ada siaran langsung khusus cuma buat mengumumkan hasil. Episode itu saja dapat 28%. Mahkota jatuh ke Lim Young-woong, disusul Young-tak dan Lee Chan-won. Orang langsung memburu Miwoyo, lagu debut Lim yang dulu nggak dilirik, dan lagunya naik lagi di chart. Lee sempat memperkenalkan diri di acara sebagai wiki trot berjalan, dan sejak itu dijuluki "Chanttowiki".

Twist sebenarnya ada di bangku penonton. Fans usia 50 dan 60-an mengadopsi alat-alat fandom idol satu per satu: lightstick dengan warna tiap penyanyi, streaming serentak alias chonggong, dan tumpukan merch. Ada ibu dan anak perempuan yang bias-nya sama. Ini terjadi tepat setelah tuduhan kecurangan streaming akhir 2019 bikin chart dicurigai, dan di sini ada fandom yang terang-terangan kompak mendorong penyanyinya naik. Dijuluki fandom emak-emak, daya belinya bikin fandom idol pun nggak bisa menyepelekan. Konon stasiunnya meraup lebih dari 12,5 miliar won dari iklan dalam tiga bulan. Bahkan ada kabar acara ini populer di kalangan pembelot Korea Utara.

Bedanya dengan Miss Trot, bintangnya bukan cuma satu. Kalau musim pertama sorotannya hampir semua ke Song Ga-in, Top 7 Mr. Trot bergerak seperti satu grup. Spin-off seperti Love Call Center dan Ppongsoonga School bermunculan, bahkan peserta yang gugur di semifinal tetap sering nongol di TV. Semua stasiun berlomba bikin variety trot, dan senior seperti juri Jang Yoon-jung yang sudah lama menjaga genre ini kembali dapat sorotan. Kalau Eomeona dan kebangkitan Amor Fati di kalangan anak muda sudah mengetuk pintu, acara ini menendangnya sampai terbuka lebar. Setahun kemudian, OST drama yang dinyanyikan Lim, Love Always Runs Away, betah nangkring di puncak chart.

Timing-nya apes: booming ini memuncak di tahun yang sama dengan datangnya pandemi. Konser di Seoul berkali-kali ditunda gara-gara larangan berkumpul dari kantor distrik dan gugatan yang kalah, sampai akhirnya digelar di KSPO Dome bulan Agustus dengan kursi dikurangi. Fans idol, yang dihujat cuma karena menyebut kata konser, protes soal standar ganda. Chuseok tahun itu, konser Chuseok tanpa penonton kembali mengumpulkan satu keluarga di depan satu layar.

Akar dari semua ini adalah demografi. Di negara yang menua paling cepat di dunia, atau setidaknya salah satunya, generasi yang punya uang dan waktu luang adalah generasi paruh baya, dan musik mereka tetap trot. Begitulah lahir penyanyi yang hampir nggak dikenal di luar negeri tapi kekuatan tiketnya di Korea bisa menyaingi puncak K-pop. Garis trot lama ala legenda seperti Lee Mi-ja dapat wajah baru. Ada juga sisi gelapnya: tahun 2024, anggota Top 7 Kim Ho-joong ditahan setelah tabrak lari saat mengemudi dalam keadaan mabuk, dan tayangan ulang acaranya sempat dihentikan.