goryeonghwa (고령화)
Korea termasuk negara yang menua paling cepat di dunia. Akhir 2024, penduduk usia 65 tahun ke atas tembus 20% dan Korea resmi jadi masyarakat super-aged.
Yang bikin kaget itu kecepatannya. Tahun 1990 lansia belum sampai 5% penduduk. Tahun 2020 sudah lewat 16%, dan musim panas 2026 sekitar 22%. Dari 1970 sampai 2010, pertumbuhan populasi lansia Korea paling tinggi di OECD, Jepang di urutan kedua. Kelahiran anjlok dalam waktu singkat (angka kelahiran rendah) sementara harapan hidup terus naik. Musim panas 2024 jumlah warga 65+ tembus sepuluh juta, dan proyeksinya sekitar 40% penduduk bakal lansia di 2040, menyalip Jepang. Makanya muncul julukan negara yang menua paling cepat.
Bagian paling pahit adalah kemiskinan lansia. Kalau pensiun ikut dihitung, rata-rata OECD sekitar 12%. Di Korea hampir separuh. Pensiun sering bukan waktunya istirahat, jadi tetap kerja setelah pensiun itu pemandangan biasa. Itu sebabnya kakek penjaga pos satpam apartemen dan nenek yang mendorong gerobak kardus bekas sering lewat di latar drakor. Di My Mister, Ji-an yang merawat sendirian neneknya yang tuli juga nyambung langsung dengan kenyataan ini.
Politik juga ikut berubah. Di pilpres 2017, pemilih usia 60 ke atas sekitar seperempat, dan kalau ditambah usia 50-an hampir setengah. Lahirlah istilah 'demokrasi perak' buat kebijakan yang condong ke kelompok pemilih terbesar, dan setelah revisi dana pensiun nasional 2025, anak muda makin nggak percaya sama sistem pensiun.
Di budaya pop malah kebalikannya: mereka jadi konsumen paling kuat. Fans paruh baya ke atas yang punya waktu dan duit membentuk fandom emak-emak yang mendorong kembalinya trot, dan Brother Tes! dari Na Hoon-a jadi meme lintas generasi. Ada aktor seperti O Yeong-su yang jadi sorotan dunia di usia 70-an, dan Na Moon-hee yang masih jadi pemeran utama di usia 80-an. Naik subway gratis setelah umur 65, bagian dari fasilitas lansia, sudah jadi hal sehari-hari.