decodeK
Park Seo-joon

Park Seo-joon

OrangAktor

Raja drakor rom-com yang akhirnya jadi pangeran di film Marvel. Rambut cepak Park Sae-ro-yi di Itaewon Class bikin wajahnya dikenal di seluruh dunia.

Nama aslinya Park Yong-kyu, lahir di Seoul tahun 1988. Cita-cita pertamanya jadi pemain bisbol, tapi adiknya punya badan lebih besar dan mimpi yang sama, jadi ayahnya menyuruh dia mundur. Yang bikin dia bangkit adalah festival sekolah waktu kelas 3 SMP: dia tampil cosplay jadi karakter anime, berdiri di bawah lampu panggung di depan ratusan orang, dan langsung tahu dia mau jadi aktor. Dia masuk jurusan akting di Seoul Institute of the Arts, lalu memilih wamil duluan buat menjernihkan pikiran, dan malah ditempatkan jadi penjaga di Penjara Cheongju. Setelah keluar, dia debut tahun 2011 lewat MV I Remember milik Bang Yong-guk, lalu mulai akting serius setahun kemudian sebagai idol di Dream High 2.

Namanya benar-benar meledak di Witch's Romance tahun 2014, bareng Uhm Jung-hwa. Beda umur kedua pemeran utamanya 19 tahun, dan karakter brondongnya sukses memproduksi tangkapan layar ala pacar idaman. Tahun 2015 dia nggak berhenti kerja. Setelah Kill Me, Heal Me di MBC, dia dapat peran utama pertama di TV nasional lewat She Was Pretty, yang mulai dari rating 4-an persen lalu naik terus sampai 18%. Film pertamanya sebagai pemeran utama, The Chronicles of Evil, juga tembus dua juta penonton. Di masa ini dia dijuluki Park So-joon, plesetan dari so, kata Korea untuk sapi, karena kerjanya nggak kenal capek.

Pilihan berikutnya adalah sageuk pertamanya, Hwarang. Syutingnya selesai total sebelum tayang dan sudah dijual duluan ke China, tapi larangan Hallyu bikin penayangan di sana praktis batal. Tapi dari lokasi syuting inilah dia dapat sahabat seumur hidup. Waktu V, pemain paling muda, minta diajari akting, Park sampai merekam dialognya di voice memo buat dia. Geng ini, V, teman SMA-nya penyanyi Peakboy, Choi Woo-shik, dan Park Hyung-sik, dikenal fans sebagai Wooga Squad.

2017 isinya dua kali comeback. Di Fight for My Way (KBS) bareng Kim Ji-won, rating naik dari 5% ke 13,8%, dan adegan aegyo-nya diparodikan di mana-mana. Gaya romansanya yang maju terus tanpa rem bikin dia dijuluki buldoser rom-com. Musim panas itu, Midnight Runners, film polisi muda yang dia bintangi bareng Kang Ha-neul, diremehkan sebagai film paling lemah musim itu tapi malah ditonton 5,65 juta orang.

Tahun 2018 dia gabung ke musim kedua Youn's Kitchen garapan Na Young-seok sebagai pegawai paruh waktu baru, melayani tamu dengan bahasa Spanyol hasil belajar kilat, dan acaranya memecahkan rekor rating variety tvN. Langsung setelah itu, di What's Wrong with Secretary Kim dia jadi Lee Young-joon, pewaris chaebol yang narsis banget, melontarkan dialog super cringe dengan muka lempeng. Dari situ julukan raja rom-com makin nempel. Drakornya bahkan masuk daftar pencarian populer tahunan Google di Taiwan, Singapura, dan Filipina.

Di Parasite (2019) dia muncul sebentar tapi penting: Min-hyuk, teman yang menyerahkan kerjaan guru les ke Ki-woo, diperankan Choi Woo-shik, dan jadi awal semua kekacauan. Lalu datang tahun 2020 dan Itaewon Class di JTBC. Penulis webtoon aslinya sendiri yang menulis naskahnya, dan Park jadi Park Sae-ro-yi, cowok yang nggak mau tunduk sama ketidakadilan, membangun kedai di Itaewon bareng Kim Da-mi. Mulai di 5%, tamat di 16,5%, lalu lewat Netflix jadi fenomena di seluruh Asia. Di Jepang drakor ini dikenalkan sebagai Hanzawa Naoki versi Korea yang muda, sampai bapak-bapak paruh baya ikut nonton, dan Park jadi wajah gelombang keempat Hallyu. Potongan rambutnya pun ikut viral.

Tahun 2023 skalanya naik level. Dia jadi Min-seong, penghuni satu-satunya apartemen yang masih berdiri, di thriller bencana Concrete Utopia, lalu debut Hollywood sebagai Pangeran Yan dari Aladna di The Marvels. Di tahun yang sama, Gyeongseong Creature di Netflix memasangkannya dengan Han So-hee di Seoul tahun 1945. Tahun 2024 dia menggelar tur fan meeting ke Seoul, Ariake Arena di Tokyo, dan Osaka.

Tahun 2025 dia balik ke genre romansa lewat drama JTBC Waiting for Kyung-do. Dia pernah bilang dulu merasa wajahnya terlalu biasa, dan sekarang justru melihat itu sebagai alasan dia bisa masuk ke peran apa saja. Pantas filmografinya loncat dari rom-com ke okultisme, film bencana, sampai superhero. MBTI-nya INFP, dan dia papa dari anjing bernama Simba.