Drakor adaptasi webtoon jadi fenomena
Awal 2020, satu drakor adaptasi webtoon bikin potongan rambut, beberapa dialog, sampai lokasi syutingnya jadi tren. Di sinilah formula webtoon jadi drama resmi terbukti ampuh.
Sumbernya webtoon karya Gwang-jin yang terbit di Daum dari akhir 2016 sampai 2018: anak muda mantan napi melawan chaebol kuliner yang bikin ayahnya meninggal, cuma modal satu bar kecil. JTBC menggarapnya jadi Itaewon Class, drama Jumat-Sabtu, dan penulis webtoon-nya sendiri yang menulis seluruh naskah. Di Korea itu jarang banget. Tayangnya barengan di Netflix ke seluruh dunia.
Angka yang ngomong duluan. Episode 1 dapat 5,2% di area ibu kota, rekor premiere drama JTBC waktu itu, dan tembus 8% di episode 3. Sempat melambat di tengah karena alurnya molor, tapi episode terakhir mencapai 16,5% nasional, rekor tertingginya. Hasilnya masuk tiga besar JTBC sepanjang masa bareng SKY Castle dan The World of the Married yang tayang sesudahnya, dan sampai sekarang jadi drama adaptasi webtoon dengan rating tertinggi. Pas banget di tengah era TV kabel merebut rating.
Tren paling kelihatan ya rambutnya. Barbershop kebanjiran pesanan crop cut ala kastanye Park Sae-ro-yi yang dibawakan Park Seo-joon, lengkap dengan lelucon kalau dipotong beneran hasilnya cuma kayak rambut wamil. Outfit-nya ikut viral, dan dialog penuh amarah kayak "Jangan kamu yang nentuin nilai aku" jadi kutipan sejuta umat. Kalimat "Menarik" dari Yoo Jae-myung sebagai Ketua Jang juga ditiru di mana-mana. Mereka terakhir satu proyek di Hwarang, dan buat Park ini peran utama kedua berturut-turut di adaptasi karya web setelah What's Wrong with Secretary Kim.
Bar milik tokoh utama, DanBam, jadi tujuan wisata beneran. Lokasi pertamanya, bangunan di gang Itaewon, lama masih menyisakan bekas papan nama dan posternya, sementara gedung tempat DanBam pindah ternyata restoran milik penyanyi Jung Yup. Fans berburu papan DanBam lewat street view di aplikasi peta. Ditambah latar Ketua Jang yang membangun grup kuliner nomor satu dari sebuah pojangmacha, drama ini kebaca kayak buku panduan mimpi merintis usaha kuliner ala Korea.
Buat para pemain juga jadi titik balik. Kim Da-mi baru pertama kali main drama dan sempat diperdebatkan cocok nggak dengan Jo Yi-seo versi webtoon, tapi akhirnya menang Aktris Pendatang Baru TV di Baeksang Arts Awards 2020. Ahn Bo-hyun yang jadi villain Jang Geun-won dapat julukan "Joker Korea". Menaruh chef transgender, Ma Hyeon-yi, di kubu tokoh utama juga langkah langka buat drakor saat itu. OST-nya mewah: "Start" dari Gaho jadi lagu tema tak resmi, plus lagu dari Crush, Yoon Mi-rae, sampai "Sweet Night" dari V BTS. Bahkan ada data nama bayi "Yi-seo" melonjak sejak 2020.
Di luar Korea malah lebih heboh. Di Jepang, saat semua orang di rumah aja karena pandemi, drama ini jadi motor demam drakor di Netflix bareng Crash Landing on You. Di sana disebut Hanzawa Naoki versi anak muda, dan penontonnya didominasi cowok. Selebriti Jepang ikut potong rambut ala Sae-ro-yi dan pamer. Webtoon-nya sudah lama terbit dalam bahasa Jepang dengan judul Roppongi Class, dan waktu remake Jepang berjudul sama tayang di 2022, versi aslinya balik ke peringkat satu Netflix Jepang. Hak remake juga terjual ke Filipina dan Vietnam.
Kesuksesan ini jadi bukti kuat bahwa webtoon adalah tambang cerita buat industri. Dua tahun kemudian, nama kawasan yang sama punya bobot yang sama sekali lain lewat tragedi Itaewon. Drama ini sempat disebut lagi saat itu, tapi perhatian orang jelas nggak berhenti di sana.