decodeK

sigol (시골)

KataGeografiDaerahKeseharianInti

Pasar yang masih buka tiap lima hari sekali, para lansia ngumpul di balai desa. Anak muda pada pergi dan sekolah tutup, tapi makin banyak juga orang kota yang pindah ke sini, jadi dua arus yang berlawanan ketemu di desa yang sama.

Kata sigol dalam bahasa Korea punya arti kedua: kampung halaman. Kalau orang asli Seoul bilang "weekend ini mau ke sigol", bisa jadi maksudnya rumah nenek di kota daerah, bukan sawah. Inilah tujuan jalanan macet tiap libur panjang yang disebut gwiseonggil. Pas Chuseok keluarga ngadain ritual leluhur di sana, dan awal musim dingin satu keluarga besar kumpul buat gimjang. Tapi hati-hati, bilang "semua di luar Seoul itu sigol" itu nggak sopan banget.

Sejak pertengahan 1960-an, orang Korea berbondong-bondong pindah ke kota. Makanya kebanyakan orang di atas 60 tahun sekarang lahir di desa, sementara anak-anaknya besar di kota. Yang tersisa kebanyakan lansia, bikin pedesaan jadi garis depan negara yang menua paling cepat. Sekolah dan daycare tutup, dan kepunahan daerah udah jadi istilah kebijakan beneran. Kerjaan di ladang makin banyak dipegang pekerja migran, dan keluarga multikultural udah jadi bagian dari desa. Ada candaan kalau petani muda itu langkanya kayak satwa dilindungi.

Sekitar tahun 2010-an, tren "healing" bikin pindah ke desa jadi hits. Tapi cerita pendatang yang capek sama geng-gengan warga lama lalu balik ke kota cukup sering terdengar, sampai muncul saran klasik: kalau mau pindah, pilih kampung yang ada saudaranya. Sebagai tujuan wisata, desa tetap laris. Ada pasar tradisional lima harian, desa hanok beratap genteng, festival lokal di tiap daerah, dan bus desa yang lewat sejam sekali.

Di layar, wajah pedesaan berubah dari masa ke masa. Sampai 2000-an, drama tentang kampung yang hangat dan ramah laris manis. Tahun 2010-an muncul gelombang film soal horor desa yang tertutup, kayak The Wailing dan Silenced. Belakangan suasananya balik hangat: Three Meals a Day, di mana para seleb masak semua makanan sendiri di rumah desa, dan Hometown Cha-Cha-Cha, tentang dokter gigi dari Seoul yang menetap di desa pinggir laut. Hidup di pulau beda lagi ceritanya.