decodeK

jaga interieo (자가 인테리어)

KataHunianTrenKeseharian

Membenahi dan mendekor tempat tinggal sendiri pakai tangan sendiri. Di Korea, cara memaksimalkan satu kamar studio mungil sudah jadi genre konten tersendiri.

Yang bikin meledak itu TV dan aplikasi. Variety show kayak I Live Alone memperlihatkan isi rumah seleb, dan tiba-tiba "lampu itu beli di mana?" jadi kata kunci pencarian. Ohouse (Today's House), aplikasi interior yang rilis tahun 2014, bikin tren "housewarming online": kamu scroll foto kamar orang lain. Tahun 2021 aplikasi ini jadi yang pertama di industri interior yang tembus 20 juta unduhan. Sebenarnya ini naluri yang sama kayak menghias miniroom Cyworld tahun 2000-an, cuma pindah ke kamar beneran.

Yang unik: orang tetap merenovasi tempat yang bukan miliknya. Mereka keluar uang buat kamar yang disewa bulanan atau jeonse. Karena pas pindah harus dikembalikan seperti semula, fokusnya ke barang yang bisa dibawa: stiker dinding lepas-pasang, rak tanpa paku, lampu, karpet. Furnitur dibeli murah lewat jual beli barang bekas antartetangga, dan satu barang value for money bisa mengubah suasana. Bukan proyek besar, lebih ke kebahagiaan kecil yang pasti.

Rumah Korea juga punya aturan sendiri. Kamu lepas sepatu lalu duduk dan rebahan di lantai, jadi lantai itu penting banget. Pakai vinyl atau kayu? Panas ondol naik dengan baik nggak? Makanya orang Korea yang pindah ke luar negeri sering banget mencabut karpet dan pasang lantai kayu. Tren sekarang gaya modern yang bersih, bikin ruang sempit kelihatan lega kayak kafe: tanpa list profil, pintu yang disamarkan rata dengan dinding, furnitur built-in.

Siapa pelakunya? Kebanyakan generasi MZ yang tinggal sendiri. Mereka berkali-kali geser furnitur demi dapat satu meja buat makan sendiri dan satu sudut buat matras olahraga di rumah. Pindah dari gosiwon ke studio, dari studio ke dua kamar, dan dekor ulang tiap kali, jadi semacam tonggak hidup. Rasa relate ini juga yang bikin webtoon Eunju's Room, tentang tokoh utama yang hobi mendekor rumah sendiri, sampai diadaptasi jadi drama.