decodeK

Yang masuk daftar UNESCO

KataWarisan budayaTradisiTravelingInti

Warisan Korea yang masuk daftar UNESCO. Bukan cuma istana dan kuil, banyak juga yang sampai sekarang masih dinyanyikan, difermentasi, dan ditarikan orang.

Daftarnya ada tiga. Warisan Dunia untuk bangunan, situs, dan alam; Warisan Budaya Takbenda untuk keterampilan dan ritual yang dijaga orang; dan Memory of the World yang melindungi dokumen fisiknya. Warisan Dunia pertama Korea masuk tahun 1995: Bulguksa dan Seokguram, gedung penyimpanan balok kayu Haeinsa, dan Kuil Jongmyo. Lalu Changdeokgung dan Benteng Hwaseong tahun 1997, serta kawasan bersejarah Gyeongju tahun 2000. Desa Hahoe di Andong masuk tahun 2010 sebagai bagian dari 'Desa Bersejarah Korea', dan sekelompok kuil gunung menyusul tahun 2018. Dengan petroglif Bangucheon di 2025, totalnya 17, dan Juli 2026 Busan jadi tuan rumah sidang Komite Warisan Dunia.

Korea paling unggul di kategori takbenda. Dimulai dari musik ritual Jongmyo tahun 2001, lalu pansori, Arirang, gimjang, budaya haenyeo Jeju, gulat ssireum, talchum, sampai budaya membuat jang (saus fermentasi) di 2024. Totalnya 23, peringkat kedua dunia bersama negara lain. Semua ini cuma bertahan kalau orang terus melakukannya, makanya ide seperti manusia sebagai warisan dan tradisi yang masih hidup selalu ikut dibahas.

Di Memory of the World, Korea punya 20 entri, terbanyak di Asia. Entri tahun 1997, Hunminjeongeum Haerye, adalah buku panduan yang menjelaskan kenapa Hangeul dirancang seperti itu saat diproklamasikan. Di samping catatan kuno seperti Sejarah Dinasti Joseon, kitab medis Donguibogam, dan buku harian perang Laksamana Yi Sun-sin, ada juga arsip Pemberontakan Gwangju dan siaran langsung KBS yang mempertemukan keluarga yang terpisah akibat perang.

Di Korea, tiap pencatatan jadi berita karena nyambung ke debat soal budaya milik siapa. Korea Utara mendaftarkan Arirang dan kimchi versinya sendiri, sementara ssireum jadi pencatatan bersama pertama dua Korea pada 2018. Waktu Donguibogam masuk duluan, muncul kritik di China karena dianggap lalai mendaftarkan kitab medisnya sendiri. Buat traveler, daftar ini sekaligus jadi peta: menginap di kuil gunung warisan dunia lewat templestay adalah pilihan klasik.